Konvoi Kelulusan Pelajar di Perbatasan Karanganyar Dijaring

Kasatlantas AKP Dewi Endah Lestari mengingatkan pelajar konvoi (Foto: Abdul Alim)
Kasatlantas AKP Dewi Endah Lestari mengingatkan pelajar konvoi (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Aparat kepolisian dan Pemda Karanganyar menjaring ratusan pelajar konvoi kelulusan SMA di berbagai lokasi di Bumi Intanpari dan perbatasan antarkabupaten/kota. Belasan sepeda motor berknalpot brong dan tanpa surat berkendara diamankan polisi.
“Kami selektif dalam mengamankan pelajar. Kami hanya menindaklanjut pelajar yang sepeda motornya tidak standar seperti knalpot brong, tidak memakai helm, dan surat kendaraan tidak lengkap. Sejauh ini kami sudah mengamankan 15 kendaraan. Sedangkan yang lainnya kami bina dan kami minta segera pulang ke rumah,” terang Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami kepada wartawan, Sabtu petang (2/5).

Euforia pelajar tersebut terdeteksi di beberapa kecamatan di lereng Lawu seperti Tawangmangu, Ngargoyoso, Karangpandan, Matesih dan Tasikmadu. Mereka berkumpul bersama teman-temannya usai menerima bukti kelulusannya. Terdeteksi mereka lulusan SMA/SMK sederajat dari Karanganyar, Sragen bahkan Sukoharjo.

Oleh petugas, peserta konvoi kelulusan di Karanganyar yang ditertibkan kemudian dibina di tempat dan diminta untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Polisi juga membubarkan ratusan siswa yang berkerumun di jalan.

Plt. Kepala Satpol PP Karanganyar, Yopi Eko Jatiwibowo, mengatakan siswa yang ditertibkan tak hanya berasal dari Karanganyar. Menurutnya, terdapat siswa dari Sragen dan Solo yang ikut konvoi kelulusan di Karanganyar.
“Didata identitasnya serta barang apa saja yang dibawa. Silakan sekolah memberi sanksi karena berulangkali diingatkan agar tidak berbuat onar seperti corat-coret seragam dan konvoi,” katanya. (Lim)

Read previous post:
Merapi-Sukaryono Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.
Naik Pangkat, Kapolda Jateng “Nyekar’ di Makam Ibunda Presiden Joko Widodo

SEMARANG (MERAPI)- Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di tengah kesibukan memutus mata rantai penyebaran virus korona mendatangi makam

Close