NPC DIY Evaluasi Atlet Pelatda

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Program pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dimiliki National Paralympic Committee (NPC) DIY telah dievaluasi. Dari hasil evaluasi program yang dipersiapan menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) itu, terdapat 70 atlet yang dipertahankan untuk terus menjalani latihan.

 

“Memang kami lakukan evaluasi tiap 4 bulan. Dari hasil evaluasi hingga bulan April, kami mendapatkan 70 atlet untuk dipertahankan. Untuk saat ini kami terpaksa melakukan degradasi tanpa melakukan promosi. Evaluasi ini berdasarkan laporan dari pelatih,” ujar Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto di Yogya, Minggu (3/5).

 

Sebelum melakukan evaluasi para atlet yang masuk Pelatda, Hariyanto mengatakan bahwa terdapat total 90 atlet. Jadi terdapat sebanyak 20 atlet yang terpaksa didegradasi. “Sebenarnya kami ada program promosi dan degradasi. Karena ada penyesuaian anggaran untuk penanganan covid-19, maka dengan terpaksa tidak ada promosi untuk sementara ini,” katanya.

 

Para atlet yang lolos evaluasi tersebut, ditambahkan Hariyanto, berhak mengikuti program Pelatda yang kini dilakukan secara mandiri. Namun, bagi para atlet yang terdegradasi, masih memiliki peluang untuk kembali masuk dalam Pelatda pada program tahun depan.

 

Adapun para atlet yang kini masuk Pelatda berasal dari cabang olahraga (cabor) angkat berat 9 atlet, atletik 10 atlet, bocia 2 atlet, bulutangkis 9 atlet, catur 6 atlet, panahan 15 atlet, tenis kursi roda 8 atlet dan tenis meja 11 atlet. Pada program Pelatda sebagai persiapan menghadapi Peparnas tahun 2021 ini, para atlet didampingi oleh 22 pelatih yang masih dipertahankan. (Oro)

 

 

Read previous post:
Salurkan 500 Paket Sembako, RFB Yogya Kembali Berbagi

YOGYA (HARIAN MERAPI) - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Yogyakarta kembali menggalang bantuan untuk warga terdampak Covid-19. Kali ini

Close