2021 BERBENTURAN DENGAN BANYAK AGENDA – Porda DIY Sepakat Ditunda 2022

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY tahun 2021 akhirnya disepakati untuk ditundak menjadi tahun 2022. Kesepakatan tersebut diambil oleh KONI DIY saat melakukan pertemuan dengan perwakilan KONI kabupaten dan kota di Kantor KONI DIY, Yogya, Kamis (30/4).

 

Penundaan Porda XVI-DIY tersebut memang penuh dengan berbagai pertimbangan. Selain dampak adanya wabah covid-19 atau virus corona, terdapat berbagai even atau agenda olahraga yang digelar pada 2021.

 

Tak hanya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang ditunda dari Oktober 2021 menjadi Oktober 2022, ada sejumlah even yang sudah dijadwalkan digelar pada 2021, yakni Piala Dunia sepakbola U-20, Olimpiade, SEA Games, ASEAN School Games, Popnas, Pomnas hingga Musyawarah Daerah (Musda) KONI DIY yang juga dijadwalkan pada 2021.

 

“Berdasarkan rapat kami dengan KONI kabupaten dan kota, Porda DIY disepakati akan diselenggarakan pada tahun 2022. Untuk tempatnya tetap di Sleman selaku tuan rumah,” terang Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto di Yogya, kemarin.

 

Keputusan untuk menggelar Porda DIY pada tahun 2022 memang mempertimbangkan berbagai hal. Untuk dampak covid-19 sendiri, memang Pemda DIY maupun Pemkab atau Pemkot belum bisa memastikan anggaran yang dialokasikan pada tahun 2021. Kemungkinan anggaran tahun depan masih digunakan untuk pemulihan kondisi.

 

Diakui Djoko Pekik, beberapa opsi memang sempat disiapkan oleh pihaknya. Dari pertimbangan yang dimiliki, jika Porda DIY digelar pada awal tahun 2021, kemungkinan anggaran belum turun, terlebih dengan kondisi adanya pandemi seperti saat ini.

 

“Kalau digelar Maret-April 2021 kan memasuki bulan Ramadan. Mei-Juli 2021 sebenarnya cukup ideal karena 3 bulan sebelum PON. Tapi kembali lagi pada anggaran dari pemda, pemkot dan pemkab juga belum pasti bisa turun atau tidak karena fokus untuk pemulihan kondisi. Kan belum tahu wabah covid-19 ini kapan redanya,” akunya.

 

Selain itu, Djoko Pekik juga menyebutkan jika diselenggarakan terlalu mepet dengan PON, akan menimbulkan resiko cedera yang cukup tinggi bagi para atlet DIY. Sedangkan jika digelar pada akhir tahun, periode November hingga Desember, berbarengan dengan SEA Games dan kesulitan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

 

“Akhirnya kami sepakati untuk mengambil opsi terakhir yakni menunda Porda DIY di bulan September tahun 2022. Untuk even selanjutnya, Porda DIY apakah akan digelar tahun 2023 atau 2024, itu menyesuaikan dengan PON. Untuk PON 2024 kan juga belum diputuskan, jadi nanti menyesuaikan itu dan dibahas bersama,” katanya.

 

Lebih lanjut, Djoko Pekik mengungkapkan bahwa kesepakatan yang diambil dengan KONI kabupaten dan kota sudah dikoordinasikan dengan Pemda DIY, baik melalui Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji maupun Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Bambang Wisnu Handoyo. (Oro)

 

 

Read previous post:
Penggemukan Domba Tanpa Ngarit dan Angon

Close