Pencuri Jual Motor Curian di FB

ilustrasi
ilustrasi

 

YOGYA (MERAPI) – Terdakwa ARA dan NEP warga Gamping Sleman kembali diajukan dalam sidang yang digelar secara teleconference di Pengadilan Negeri (PN) Yogya, Selasa (28/4). Kedua terdakwa mengaku setelah mencuri motor lalu dijual melalui media sosial facebook (FB) laku Rp 1 juta.


Dalam pemeriksaan, kedua terdakwa pada Selasa 23 Juli 2019 pukul 01.30 telah melakukan pencurian sepeda motor di halaman rumah kos di wilayah Mantrijeron Yogyakarta. Keduanya dijerat jaksa Meilinda SH dengan pasal 363 KUHP.


Peristiwa terjadi pada Senin 22 Juli 2019 pukul 23.00 keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna putih milik terdakwa NEP mencari sasaran untuk melakukan pencurian. Ketika sampai di wilayah Mantrijeron melihat halaman sebuah rumah kos terparkir 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik saksi korban Wahyu.


Setelah melihat kondisi sekitar rumah kos sepi maka kedua terdakwa sepakat untuk melakukan pencurian. Selanjutnya terdakwa NEP turun dari sepeda motor dan membuka pintu pagar lalu masuk ke halaman rumah kos.


Terdakwa NEP selanjutnya tanpa izin dari saksi korban mengambil sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang tidak dikunci stang lalu mendorong ke luar pagar halaman. Setelah berhasil membawa ke luar sepeda motor lalu dibawa pulang ke rumahnya di Gamping Sleman disimpan di dalam dapur.


Keesokan harinya terdakwa NEP memfoto sepeda motor hasil curian dan mengiklankannya di facebook dengan situs Jual Beli Motor Ee Teh Jogja dengan harga Rp 1,5 juta. Setelah itu sekitar pukul 17.00 sepeda motor dibeli oleh orang yang tidak dikenal seharga Rp 1 juta dan hasilnya dibagi berdua. (C-5)

Read previous post:
Kementan Beri Bantuan Padat Karya Simalungun Rp 600 Juta

Close