DAMPAK PENUNDAAN PEPARNAS – Peparda DIY Diharap Tetap Digelar 2021

YOGYA (HARIAN MERAPI) – National Paralympic Committee (NPC) DIY berharap agar pelaksanaan Pekan Paralympic Daerah (Peparda) tetap digelar pada tahun 2021 meski kini masih dalam peninjauan setelah penundaan Pekan Paralympic Nasional (Paralympic) tahun 2020 menjadi tahun 2021. Namun, NPC DIY tetap menunggu arahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

 

“Kalau dari kami berharapnya tetap digelar di tahun yang sama, tahun 2021. Meski nantinya ada perubahan tanggal, masih bisa disesuaikan,” terang Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto saat dihubungi di Yogya, Senin (27/4).

 

Disinggung mengenai usulan pelaksanaan Peparda 2021, Hariyanto menyebutkan bahwa salah satu opsi yakni sebelum diselenggarakannya Peparnas di Papua bulan Oktober 2021. “Namun ya kembali lagi tergantung pada keputusan Pemda DIY, apakah tetap di tahun 2021 atau tidak, kami menyesuaikan saja. Selain itu juga bagaimana nanti respon dari NPC kabupaten/kota sebagai peserta,” ujarnya.

 

Hariyanto menambahkan bahwa pihaknya masih berharap penyelenggaraan Peparda satu paket dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (Porda). Sejak Porda tahun 2019, Peparda turut diselenggarakan bersamaan. Untuk itu, jika nantinya Porda dan Peparda digelar tahun 2022, memang lebih longgar waktunya.

 

“Kalau digelar satu paket Porda dengan Peparda, ini menjadi even rutin yang cukup bagus. Meski nantinya ditunda tahun 2022, untuk even selanjutnya atau periodesasinya tetap, yakni tahun 2023, karena sesuai dengan urutan even dua tahunan,” imbuhnya. (Oro)

 

 

 

 

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Selasa (28/4/2020)

Close