Tim Pelatih dan Medis PSS Kirimkan Menu Latihan Ramadan

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Tim pelatih PSS Sleman dan tim medis telah mengirimkan menu latihan mandiri selama Ramadan ke para pemain. Menu latihan yang bakal dilahap Bagus Nirwanto dan kawan-kawan selama satu bulan ke depan masih berfokus pada latihan fisik. Namun sejumlah pemain juga mendapat instruksi khusus. Para penjaga gawang: Ega Rizky, Alex Sander, dan Hendra Mole contohnya mendapat menu khusus dari pelatih kiper Listiyanto Raharjo.

 

“Instruksi khususnya soal teknik seperti ball handling, feelling ball, dan fisik terutama penguatan kaki dengan gerak ke samping. Ada juga latihan ringan seperti tangkap bola ” beber Hendra Mole, kiper kedua Laskar Sembada.

 

Ega Rizky, kiper pertama PSS membenarkan Hendra Mole. Intensitas latihan dari menu yang dikirimkan Listiyanto Raharjo tidak berkurang. Selama Ramadan, Ega yang biasa latihan pagi dan sore akan meringkas menu seperti penguatan kaki dengan bergerak ke kanan dan kiri dengan cepat lalu <I>ball handling<P> satu kali dalam satu hari. “Kalau biasanya pagi dan sore selama Ramadan jadi sore saja latihannya termasuk instruksi khusus dan fisik,” sambung Ega.

 

Tim pelatih sendiri telah berkomunikasi dengan tim medis sebelum mengirimkan menu latihan teranyar ini. Setelah mendapat rekomendasi berapa lama waktu ideal yang harus dihabiskan pemain latihan fisik selama satu hari, tim pelatih langsung mengirimkan menu latihan pada pemain masing-masing. Pelatih kepala PSS, Dejan Antonic juga telah memberi restu pada tim medis dan tim pelatih untuk membuat program latihan yang sesuai dengan aktivitas pemain di bulan Ramadan. Pelatih asal Serbia ini juga terus mengingatkan para pemain agar tidak melupakan kesehatan dengan memperkuat imunitas tubuh selama menggelar latihan.

 

Elwizan Aminudin, dokter PSS, membeberkan para pemain yang berpuasa diberi menu latihan yang efektif setiap harinya selama Ramadan namun untuk yang tidak berpuasa wajib melakukan latihan pagi dan sore. Menyambung Dejan, ia minta pada pemain mengonsumsi makanan dan suplemen yang memperkuat imunitas tubuh saat berbuka dan ketika sahur.

 

“Agar latihan mandiri tetap efektif, pemain yang puasa latihan sore. Kira-kira 30-60 menit setiap harinya. Program ini cukup efektif dilakukan selama bulan puasa. Terus pemain yang tidak berpuasa tetap pagi dan sore,” beber Elwizan Aminudin Minggu (26/4). (Des)

 

 

Read previous post:
ACT DIY dan Grabfood Siap Salurkan Donasi Makanan

Close