DAMPAK PENUNDAAN PEPARNAS – Anggaran Jadi Kekhawatiran NPC DIY

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Tidak hanya Pekan Olahraga Nasional (PON), pemerintah juga memutuskan untuk melakukan penundaan terhadap lelaksanaan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) hingga bulan Oktober tahun 2021. Dengan penundaan tersebut, National Paralympic Committee (NPC) DIY cukup khawatir karena terkendala masalah anggaran.

 

Persoalan anggaran memang menjadi perhatian NPC DIY karena pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda) secara otomatis diperpanjang kurang lebih satu tahun. Program Pelatda yang dicanangkan NPC DIY sebenarnya akan berakhir bulan November tahun ini.

 

Namun karena ada penundaan, maka untuk tahun ini terpaksa diperpanjang hingga bulan Desember. Selain itu, NPC DIY juga dihadapkan pada posisi untuk menggelar persiapan melalui Pelatda di bulan Januari tahun 2021 hingga setidaknya bulan Oktober 2021.

 

“Yang menjadi perhatian utama kami yakni masalah anggaran. Penundaan satu tahun itu sangat panjang dan anggarannya tentu jadi beban. Kalau Pelatda tahun ini dihentikan, akan kurang efektif karena atlet sudah berlatih dan kondisinya juga tidak maksimal nanti,” terang Ketua NPC DIY, Hariyanto di Yogya, Jumat (24/4).

 

Disebutkan Hariyanto, untuk memperpanjang program Pelatda tahun ini, pihaknya bakal melakukan rasionalisasi. “Untuk tahun ini mungkin bisa dilakukan rasionalisasi, dari Pelatda 11 bulan menjadi 12 bulan. Namun untuk Pelatda tahun 2021, itu perlu melakukan pembahasan lagi dengan Pemda DIY. Kalau untuk biaya keberangkatan, masih bisa menggunakan anggaran yang disimpan tahun ini untuk digunakan tahun depan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Hariyanto mengatakan bahwa permasalahan anggaran yang dialaminya, juga dialami oleh kontingen daerah lain. “Kami rasa permasalahan ini juga dialami oleh daerah lain. Harapannya kami bisa tetap melakukan latihan meski dengan dana terbatas,” katanya. (Oro)

 

 

Read previous post:
Pelaku Pariwisata dan Industri Kreatif Yogya Terdampak Corona Dibantu 15.000 Paket Sembako

Close