TERDAMPAK PENUNDAAN PON – Porda DIY 2021 Digelar Juli atau Desember

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua menjadi bulan Oktober 2021 membuat sejumlah agenda olahraga terdampak, tak terkecuali Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2021. Tak ingin pelaksanaan Porda DIY berbenturan dengan PON, maka KONI DIY menyiapkan alternatif yakni dilaksanakan maju pada bulan Juli atau mundur di bulan Desember.

 

Menurut Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, pihaknya memiliki dua opsi terkait perubahan jadwal Porda DIY yang diagendakan bulan September 2021. “Ada dua opsi ya, antara maju di bulan Juli atau mundur di bulan Desember 2021,” tuturnya saat dihubungi di Yogya, Jumat (24/4).

 

Disebutkan Djoko Pekik, opsi untuk memajukan Porda DIY dinilai cukup ideal, yakni dengan dilaksanakan tiga bulan sebelum pelaksanaan PON. Jika PON digelar bulan Oktober, maka Porda DIY dilaksanakan pada bulan Juli. Hal itu menjadi sebuah persiapan linear seorang atlet, dimana setelah berprestasi di Porda DIY maka akan melanjutkannya di PON.

 

Sedangkan untuk opsi pengunduran di bulan Desember, Djoko Pekik menilai jika hal tersebut memang membuat dilema. Jika Porda DIY digelar setelah PON, hanya terdapat dua bulan waktu sisa di tahun 2021, November atau Desember. Di bulan November masih ada even besar, SEA Games, sehingga daripada berbenturan Porda DIY digelar bulan Desember.

 

Diakui pula oleh Djoko Pekik, untuk pelaksanaan Porda DIY di bulan Desember juga dikhawatirkan para atlet yang sudah mengikuti berbagai kegiatan sebelumnya, tak lagi memiliki kemampuan ideal. Selain itu, salah satu kendala yang perlu diperhatikan yakni soal laporan pertanggungjawaban kegiatan karena menggunakan APBD.

 

“Saat ini masih kami cermati lagi adanya dua opsi ini, baik maju ataupun mundur. Tentunya kami ingin mencari pilihan paling ideal. Namun sebelum melangkah lebih jauh, kami tetap menunggu surat resmi atau legalitas penundaan PON. Karena itu untuk pegangan kami melakukan perubahan jadwal Porda 2021,” terang Djoko Pekik.

 

Lebih lanjut, Djoko Pekik juga menyampaikan bahwa proses persiapan sebelum Porda DIY akan menyesuaikan jika terdapat perubahan. Beberapa persiapan atau tahapan sebelum pelaksanaan Porda DIY, mulai dari pendaftaran atlet, pengecekan venue dan yang lainnya, tentu mengalami penyesuaian jadwal.

 

“Kami akan lakukan pertemuan dengan KONI kabupaten dan kota untuk membahas penjadwalan ulang Porda DIY. Namun sebelum itu kami tetap menunggu surat resmi yang menyebutkan penundaan PON menjadi bulan Oktober 2021,” bebernya. (Oro)

 

 

Read previous post:
Makin Diminati Petani, Realisasi AUTP di Sulteng Capai 20.959,65 Ha

Close