Corona Masih Mengancam, Warga Jangan Terlena

YOGYA (MERAPI)- Pemkot Yogya mengingatkan warga untuk tetap di rumah dan disiplin menjaga jarak fisik. Pasalnya virus corona masih ada dan tidak terlihat sehingga harus selalu waspada. Hal ini untuk menyikapi kembali ramainya jalanan Yogya setelah masa karantina.
Berdasarkan data corona.jogjakota.go.id, hingga Sabtu (18/4) pukul 16.00 WIB, jumlah positif Covid-19 di Kota Yogyakarta ada 4 pasien dirawat, 4 sembuh, 1 pasien meninggal. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat sebanyak 17 orang dan 9 orang meninggal. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 443 orang.

Ketua Harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi kepada, Minggu (19/4) mengingatkan masyarakat untuk tetap di rumah jika tidak hal yang penting dan disiplin menjaga jarak fisik. Peringatan itu juga untuk menanggapi kondisi jalanan di Kota Yogyakarta yang kembali ramai. Bahkan sebagian masyarakat ada yang nongkrong di tempat-tempa publik seperi alun-alun utara dan kawasan Tugu.
“Ancaman virus corona itu masih ada dan kita harus tetap selalu waspada. Jangan sampai terlena. Sebaran virus bisa terjadi pada siapapun jika kita tidak hati-hati dan menerapkan protokol corona dengan disiplin jaga jarak yang tinggi. Dari pada nongkrong-nongkrong lebih baik tetap di rumah saja,” tegas Heroe.

Dikatakan, untuk mengurnagi kerumunan massa, Pemkot Yogyakarta sudah melakukan beberapa kebijakan. Di antaranya membatasi operasional toko swalayan dan cafe. Jika buka diatur kapasitas tempat duduk hanya 50 persen dengan jarak antar tempat duduk yang aman. Pihaknya menegaskan penegakan protokol corona itu melalui patroli dengan mengingatkan masarakat untuk pulang ke rumah. Imbauan di kampung juga telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Dalduk KB melalui kendaraan dengan pengeras suara.

“Tetapi, melihat semakin banyaknya lalu lintas di jalanan Yogyakarta, maka kami turunkan tim terpadu dari Satpol PP, Dishub, BPBD dan seluruh OPD pemkot Yogya. Patroli ini berjalan siang dan malam, dan akan membubarkan kerumunan yang ada di jalanan dan sekitarnya,” tandasnya.(Tri)

Read previous post:
ilustrasi
Maling Tak Kapok

Close