Khawatir Tularkan Corona, Tujuh Anjal Dilaporkan ke Polisi

Anjal diamankan aparat Polsek Mojogedang (Foto:Abdul Alim)
Anjal diamankan aparat Polsek Mojogedang (Foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI)- Warga Desa Kedawung Kecamatan Jumapolo melaporkan tujuh anak jalanan yang berkeliaran di kampungnya ke polisi, Selasa malam (14/4). Warga mengantisipasi penyebaran virus corona dari orang-orang tak dikenal yang bebas keluar masuk kampung.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengapresiasi sikap antisipatif warga Kedawung yang mengantisipasi penyebaran virus corona. Mereka tidak bertindak sendiri, namun meminta bantuan aparat.

“Akhirnya kita datangi rombongan itu. Kita angkut dengan mobil backbone. Sebelum masuk ke kantor polisi, mereka kita suruh mandi dulu dan kita data identitasnya,” kata Leganek kepada wartawan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (15/4).

Saat ditanyai rumahnya, mereka mengaku berasal dari Jawa Timur. Kedatangannya di Kedawung untuk mengantarkan seorang rekannya yang ingin menemui ibu kandungnya.

Ibu kandung dari seorang rombongan berinisial MY (16) diketahui tinggal di daerah Desa Kedawung Jumapolo. Tujuh anak jalanan itu berangkat dari Madiun Jawa Timur dengan cara mencari tumpang kendaraan secara bergantian di jalan raya.

“Ada warga melapor. Anak-anak itu diturunkan sebuah mobil pikap. Karena curiga dan khawatir orang asing berpotensi carrier corona, maka lapor polisi,” katanya.

Setelah dilakukan pendataan, lantas pihak kepolisian bekerja sama dengan Dinas Sosial Karanganyar untuk memulangkan anak-anak tesebut ke tempat asalnya.

AKBP Leganek Mawardi menambahkan, operasi anak jalanan ini juga termasuk satu bentuk operasi pekat. Ia berharap masyarakat aktif mengawasi dan melaporkan ke perangkat desa setempat atau pihak kepolisian terkait adanya pendatang yang masuk.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menambahkan, para anak jalanan tersebut sudah diantarkan ke terminal dan dipulangkan ke rumah masing-masing. Itu dilakukan supaya tidak membuat keresahan masyarakat sekitar.

“Tidak kita tampung. Kita beri uang, rumahnya mana kita antar ke terminal supaya pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya. (Lim).

Read previous post:
Pulang dari Ijtimak Ulama Positif Covid-19

TEMANGGUNG (MERAPI) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung mencatat jumlah pasien terconvirmasi positif corona sebanyak 4 orang

Close