Pelatda NPC DIY Masih Dilakukan Mandiri

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Tak hanya para atlet DIY yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2020 di Papua, para atlet yang menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) National Paralympic Committee (NPC) DIY juga harus melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing akibat pandemi covid-19 atau virus corona.

 

Para atlet DIY yang bersiap menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 di Papua, terpaksa berlatih secara mandiri. Sama halnya dengan KONI DIY yang memperpanjang instruksi latihan mandiri, NPC DIY juga melakukan hal serupa.

 

“Jika semula latihan mandiri dilakukan hingga 9 April, maka diperpanjang jadi akhir bulan ini. Ya sambil melihat situasinya. Harapannya ya berangsur membaik sehingga bisa aktivitas normal,” ungkap Ketua NPC DIY, Hariyanto di Yogya, kemarin.

 

Dalam menghadapi Peparnas, DIY telah menyiapkan sebanyak 90 atlet dan 22 pelatih. Dari jumlah tersebut, para atlet DIY mengikuti delapan cabang olahraga (cabor), antara lain tenis meja, bochia, panahan dan angkat berat.

 

Meski harus berlatih mandiri di rumah, Hariyanto berpesan agar para atlet bisa memaksimalkan latihan di tengah situasi yang sulit seperti saat ini. “Pekan depan akan kami pantau lagi bagaimana perkembangan latihan para atlet. Harapannya ya latihan tetap bisa berjalan maksimal meski situasinya cukup sulit,” bebernya.

 

Disebutkan Hariyanto, tak hanya Pelatda untuk Peparnas yang terkena dampak akibat wabah virus corona ini. Menurutnya, terdapat agenda pelantikan pengurus baru dan rapat kerja daerah (Rakerda) yang mengalami penundaan akibat situasi seperti ini. “Pelantikan pengurus dan Rakerda juga terpaksa ditunda,” ujarnya. (Oro)

 

 

Read previous post:
Cegah Corona, Jam Buka Pasar Dibatasi

Close