Dua Pasien Positif Covid-19, Perantau Diimbau Tunda Mudik

Relawan melakukan penyemprotan desinfektan di pelosok pedesaan Pati. (Foto: Alwi Alaydrus)
Relawan melakukan penyemprotan desinfektan di pelosok pedesaan Pati. (Foto: Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Bupati H Haryanto SH MM MSi selaku Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Pati terus memberi informasi terbaru (update) mengenai dampak virus corona. Tim gugus penanganan covid-19, berusaha mengatasi agar wabah virus segera berakhir.

“Sekarang ini, terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11 orang. Yang 2 PDP telah meninggal dunia. Dan 6 orang lagi, dinyatakan negatif dari hasil tes swab” ujarnya Rabu (8/4).

“Pasien yang dinyatakan positif covid-19 ada 2 orang. Satu orang diawat di RSUD Moewardi Solo. Dan, seorang lagi, di RSUD Soetrasno Rembang. Yang PDP 1 orang di RSUD RAA Soewondo, namun hasil laboratorium negatif,” ujar bupati Haryanto.

Jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan), disebutkan bupati Pati, ada 611 orang, yang sudah selesai dalam pemantauan 454 orang. Serta
yang masih dalam pemantauan 157 orang. “Dimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Namun tetap waspada dalam rangka mengatasi penularan covid-19 ini” tambahnya.

Bupati Haryanto berharap agar perantau, tidak melakukan mudik dulu. “Nunggu situasi aman” pintanya.

“Bagi warga yang terlanjur mudik di kampung halaman, diminta agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah. Jika tidak ada masalah, baru bisa berkumpul kembali,” jelasnya.

Sementara itu, guna menghentikan laju perkembangan virus corona, sejumlah relawan di pedesaan, terus melakukan penyprotan desinfektan. (Cuk)

Read previous post:
Gugus Tugas dan TikTok Bersatu Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi Covid-19

JAKARTA (HARIAN MERAPI) - Menghadapi pandemik Coronavirus disease 2019 atau Covid-19, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam menangani penyakit dan

Close