Operasi Keselamatan Candi untuk Sosialisasi Pemakaian Masker

Anggota Satlantas Polres Karanganyar membagikan masker ke pengguna kendaraan bermotor (Foto: Abdul Alim)
Anggota Satlantas Polres Karanganyar membagikan masker ke pengguna kendaraan bermotor (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI)- Jajaran Polres Karanganyar membagikan masker gratis ke pengguna jalan dalam mengawali operasi keselamatan candi 2020. Selain itu, dibagikan pula sembako ke kaum marginal.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan operasi lalu lintas tersebut dikemas sosialisasi pencegahan covid-19. Untuk itulah petugas membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan pelindung wajah ke pengguna jalan yang melintas di Jalan Lawu simpang pegadaian.

“Fokus ke pengendara sepeda motor dan penumpang angkutan yang tidak memakai masker ataupun APD lain. Karena kita khawatir kalau mereka tidak menggunakan masker, bisa terpapar wabah. Apalagi anjuran dari pemerintah juga tegas, agar masyarakat kalau keluar rumah diwajibkan memakai masker,” jelas Leganek Mawardi kepada wartawan di Karanganyar, Selasa sore (7/4).

Operasi digelar menjelang Ramadan dan arus mudik Lebaran hanya tahun ini ada penambahan sasaran. Yakni, selain mewujudkan keamanan berlalu lintas, polisi juga akan fokus mencegah penyebaran wabah Covid-19 di tengah masyarakat. Imbauan menghindari penyebaran virus covid-19 disampaikan secara lisan melalui pengeras suara. Kapolres membagikannya didampingi anggota memakai kostum badut. Itu supaya memantik respons positif pengguna jalan. Adapun sasaran pembagian sembako adalah pengayuh becak dan buruh yang biasanya melepas lelah di sudut persimpangan jalan.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Dewi Endah Utami mengungkapkan, Operasi Keselamatan Candi 2020 tersebut bakal digelar selama 14 hari mulai Senin-Minggu (6 – 19/4).

Selain penindakan preventif terhadap pelaku pelanggaran, juga sosialisasi pencegahan penyebaran virus korona di Kabupaten Karanganyar.

“Kita imbau masyarakat untuk selalu menaati peraturan lalu lintas. Jika tidak ada keperluan mendesak, maka kita minta mereka untuk tetap tinggal di rumah. Kalau harus keluar, kami harap untuk bisa memakai masker dan pelindung diri agar tidak terkena virus korona,” tegas Dewi. (Lim)

Read previous post:
ilustrasi
Teror ‘Teriakan Kuntilanak’ Berlanjut, Warga Masih Dengar Suara Misterius

Close