Disenggol Truk Kontainer, JPO Depan Pasar Kartasura Ambruk

Kondisi JPO di depan Pasar Kartasura ambruk setelah disenggol truk kontainer. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)
Kondisi JPO di depan Pasar Kartasura ambruk setelah disenggol truk kontainer. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan A Yani, Kartasura atau tepatnya di depan Pasar Kartasura ambruk tersenggol muatan gulungan kertas yang diangkut truk kontainer. Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas ditutup sementara karena JPO dalam kondisi rusak parah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan kasus kecelakaan lalu lintas sudah ditangani Polres Sukoharjo.

Salah satu warga Kartasura Sugiman, Kamis (2/4) mengatakan, JPO ambruk setelah tersenggol gulungan kertas yang diangkut truk kontainer nopol L 8031 UH sekitar pukul 20.45 WIB. Truk melaju dari arah timur atau Kota Solo menuju ke barat ke simpang tiga bundaran Kartasura, Sukoharjo.

Saat melintas di depan Pasar Kartasura gulungan kertas yang diangkut truk kontainer menyenggol JPO. Diduga tumpukan gulungan kertas terlalu tinggi sehingga menyenggol JPO dan tidak bisa melintas dengan aman. Akibatnya JPO ambruk dan sejumlah gulungan kertas terjatuh ke jalan raya.

Beruntung pada saat kejadian arus lalu lintas di Jalan A Yani, Kartasura tepatnya di depan Pasar Kartasura sepi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski begitu gulungan kertas yang jatuh ke jalan menutup akses kendaraan dan tidak bisa melintas.

“JPO ambruk tersenggol gulungan kertas yang diangkut truk kontainer. Benturan cukup keras dan menyebabkan JPO langsung ambruk ke jalan. Tidak ada warga atau pengguna jalan yang kena atau jadi korban sebab saat kejadian jalan dalam keadaan sepi,” ujarnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mendekat ke lokasi untuk melihat keadaan truk dan JPO. Namun karena kondisi JPO yang membahayakan akhirnya warga menjauh.

“Polisi langsung datang kebetulan di dekat JPO itu ada Mapolsek Kartasura. Warga diminta menjauh karena JPO ambruk dan membahayakan,” lanjutnya.

Warga Kartasura lainnya, Sartono Panjul mengatakan, kondisi JPO memang sudah tidak layak dan tidak dipakai masyarakat. Sebab JPO banyak kerusakan dan membahayakan serta rusak parah.

“JPO sudah keropos dan gulungan kertas yang dibawa truk kontainer terlalu tinggi. Jadi tersenggol saja sudah ambruk,” ujarnya.

Kapolsek Kartasura AKP Dani Permana Putra mengatakan, JPO di Jalan A Yani, Kartasura tepatnya di depan Pasar Kartasura ambruk setelah tersenggol gulungan kertas yang diangkut truk kontainer. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebab arus lalu lintas saat kejadian sepi.

“Kasus masih dalam pemeriksaan petugas. Sopir truk juga masih dimintai keterangan,” ujarnya.

Kapolsek mengatakan, polisi sudah turun ke lokasi melakukan pengamanan di Jalan A Yani, Kartasura. Sebab kondisi JPO yang ambruk membahayakan warga sekitar dan khususnya pengguna jalan.

“Jalan A Yani, Kartasura di depan Pasar Kartasura ditutup sementara karena kondisi JPO ambruk dan membahayakan masyarakat,” lanjutnya.

Arus lalu lintas kendaraan dari timur atau arah Solo ke Kartasura melintasi Jalan A Yani dialihkan mulai simpang empat Kartasura melalui Jalan Slamet Riyadi. Sedangkan kendaraan dari barat atau Yogyakarta dan Semarang menuju ke Kartasura dialihkan melalui simpang tiga Ngasem. Pengalihan dilakukan untuk memberi kesempatan petugas melakukan evakuasi JPO dan truk kontainer.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Marwanto mengatakan, kasus kecelakaan sudah ditangani. Sopir truk kontainer Witamto juga masih dalam pemeriksaan.

“Kondisi JPO depan Pasar Kartasura rusak dan dilakukan pengamanan berupa pengalihan arus lalu lintas sementara. Jalan di depan lokasi kecelakaan ditutup sementara,” ujarnya.

Penutupan jalan dilakukan Satlantas Polres Sukoharjo dengan memasang waterbarrier dan menempatkan petugas. Kendaraan tidak diperbolehkan melintas dan warga diminta menjauhi JPO karena masih rawan ambruk. (Mam)

Read previous post:
Jaga Kualitas, Atlet Harus Latihan di Rumah

KARANGANYAR (MERAPI) -Atlet binaan Pemerintah Kabupaten Karanganyar diharapkan tetap berlatih di rumah selama masa tanggap darurat virus korona. Meski tanpa

Close