PEMERINTAH RINGANKAN WARGA SAAT PANDEMI CORONA-Hapus Denda Pajak Kendaraan Hingga Dispensasi Urus SIM


DEPOK(MERAPI)- Di tengah merebaknya pendemi covid-19 alias virus corona, Pemda DIY menghapus sanksi administratif pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK kepada wartawan, Kamis (2/4) mengatakan, hal itu tertuang dalam Pergub DIY No.26/2020 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
Menurutnya, wajib pajak yang mati pada 1 April hingga 30 Juli 2020, bisa mengurus setelah tanggal tersebut. Jika dibayarkan pada rentang waktu itu, dengan adanya Pergub tersebut, wajib pajak tidak dikenakan denda.
Ia mencontohkan, misal tanggal 5 April mati, jika dibayar pada tanggal 10 April, wajib pajak seharusnya kena denda. Tapi sejak ada putusan tersebut, selama rentang waktu itu, wajib pajak tidak akan dikenakan denda.

“Jadi dengan ditundanya pembayaran pajak dan dihapusnya denda telat pembayaran, diharapkan akan sangat membantu masyarakat dalam kondisi sulit seperti sekarang,” kata Kombes Pol Yuliyanto, saat dikonfirmasi, Kamis (2/4).
Sementara itu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Sleman, juga memberikan dispensasi waktu kepada masyarakat yang hendak melakukan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM).
Kasatlantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko SIK didampingi Kanit Regiden Iptu Arfita Dewi, menjelaskan adanya dispensasi perpanjangan SIM yang masa berlakunya habis pada 17 Maret hingga 29 Mei. Hal ini untuk mempermudah akses masyarakat mendapatkan pelayanan.

“Jadi, tidak apa-apa kalau telat perpanjangannya, diberikan keringanan. Bagi yang telat, tidak perlu membuat SIM baru, tetap bisa perpanjang, diberikan batas waktu sampai 29 Mei,” katanya.
Dispensasi perpanjangan SIM, kata dia, berlaku sesuai dengan arahan dan keputusan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Terhitung sejak kasus pertama COVID-19 muncul, dispensasi tersebut mulai diterapkan.

Meski demikian, pelayanan pembuatan SIM baru dan perpanjangan masih berjalan. Namun pelayanan diterapkan standar pencegahan, mulai dari physical distancing, tempat cuci tangan dengan sabun antiseptik dan penyemprotan disinfektan.
“Pelayanan tetap kami buka, tapi hanya sampai pukul 12.00 WIB, sedangkan pendaftaran hanya dibuka sampai Pukul 10.00 WIB,” katanya.
Namun untuk layanan SIM keliling dan gerai SIM corner yang berada di Sleman, sementara waktu tidak beroperasi. “Kami tutup sementara dan berikan pelayanan dari sini saja di Polres Sleman,” pungkasnya.(Shn/C-4).

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Jumat (3/4/2020)

Close