Stok APD Di Bantul Aman Hingga 3 Bulan


BANTUL (MERAPI)- Meski sempat mengalami kekurangan ketersediaan alat pelindung diri (APD), Pemkab Bantul memastikan mampu memenuhi kebutuhan selama masa penanganan Covid-19 tiga bulan ke depan. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Pemkab Bantul, Helmi Jamharis saat meninjau Gudang Farmasi Bantul, Jumat (27/3) pagi. Helmi menyebut pesanan sejumlah APD untuk penanganan Covid-19 di Bantul saat ini sebagian sudah dalam proses pengiriman.
Mantan Sekretaris DPRD Bantul ini menegaskan bahwa pantauannya di Gudang Farmasi Bantul itu untuk memastikan ketersediaan barang dan obat-obatan serta APD. Pihaknya ingin memastikan ketersediaan obat untuk 27 puskesmas seluruh Kabupaten Bantul. Sehingga puskesmas dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat dengan baik dan optimal. “Pemkab melalui puskesmas berusaha memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya di sela pantauan.

Mengingat belum dapat dipastikan kapan penanganan ini akan selesai, sehingga pihaknya sudah meminta kepada pengelola gudang farmasi untuk terus memperbaharui data ketersediaan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul yang bertanggungjawab atas Gudang Farmasi ini diwajibkan untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Dinkes juga harus menghitung berapa kebutuhan yang harus dipenuhi. “Kalau melihat tren kenaikan angka ODP dan PDP di Bantul, maka kebutuhan APD juga harus dipastikan terpenuhi,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinkes Bantul, Agus Budi mengungkapkan setelah distribusi pakian coverall yang dilakukan sebelumnya, stok di Gudang Farmasi Bantul masih mencukupi, yakni 335pcs pakaian. Hal ini karena sebelumnya pihaknya mendapatkan kiriman pakaian pelindung tersebut sebanyak 1000pcs yang sebagian sudah didistribusikan ke masing-masing puskesmas. “Ketika dikirim, kami langsung distribusikan karena mendesak,” ungkapnya.

Sementara, Agus Budi juga merinci ketersediaan alat dan APD digudang farmasi sebagian masih cukup. Pihaknya menyebut masker jenis N95 masih tersedia 982 pcs, masker bedah sebanyak 160.600 pcs, Handscoon sebanyak 126 ribu, alkohol 1.425 liter, dan hand sanitizer sebanyak 1.273 botol dengan masing-masing berisi 500 ml. “Jadi kami pastikan, meskipun sebelumnya banyak tenaga kesehatan yang mengeluh soal ketersediaan APD, hal ini dapat kita penuhi,” sebutnya.
Mantan Wadir RSUD Panembahan Senopati Bantul ini mengatakan saat ini juga sudah melakukan pemesanan beberapa kebutuhan, diantaranya adalah masker bedah sebanyak 7 ribu pcs. Selain itu, pihaknya juga memesan rapid test dan disinfektan. Untuk disinfektan nantinya jika sudah datang akan diserahkan kepada BPBD Bantul untuk kemudian didistribusikan.

Jika sudah datang seluruh pesanan tersebut, pihaknya memastikan dapat memenuhi kebutuhan selama penanganan tiga bulan kedepan. “Kita asumsikan untuk tanggap darurat selama tiga bulan, tapi kalau perilaku masyarakat tidak patuh terhadap imbauan, maka dipastikan akan lebih lama,” pungkasnya.(C1)

Read previous post:
Gunungkidul Bangun 9 Pos Skrining Corona

Close