Tolak Ajakan Berhubungan Intim, Siti Dibunuh Tetangga

MERAPI-M TASLIM HADI  Pelaku saat ditangkap Kapolsek Panunggalan Grobogan ketika akan melarikan diri keluar daerah
MERAPI-M TASLIM HADI
Pelaku saat ditangkap Kapolsek Panunggalan Grobogan ketika akan melarikan diri keluar daerah

GROBOGAN (MERAPI) – Diduga menolak diajak berhubungan intim, Siti Asparotin (36), warga Dusun Tanjungsari Desa Asemrudung Kecamatan Geyer Grobogan, dibunuh Sriyono (19), tetangganya, Selasa (24/3) dini hari. Saat ditemukan, ibu dua anak itu mengalami luka parah bekas tusukan senjata tajam pada bagian kepala, punggung kanan dan kiri, lengan kanan serta telapak tangan.

Menurut informasi, sebelum kejadian, korban tidur bersama kedua anaknya yang masih kecil. Sedangkan suaminya bekerja di Surabaya. Tiba-tiba korban terbangun karena ada orang tidak dikenal masuk ke dalam kamar. Diduga karena menolak diajak berhubungan intim, pelaku menusuk korban dengan pisau dapur pada bagian kepala, punggung kanan dan kiri, lengan kanan serta telapak tangan.

Mendengar teriakan minta tolong, Siti Mardi (80), ibu korban, keluar dari kamar tidurnya yang berhadapan dengan kamar korban untuk melihat apa yang terjadi. Saat saksi keluar dari kamar melihat pelaku lari keluar dari kamar korban. Seketika saksi langsung berteriak maling maling. Pelaku kemudian lari menuju pintu samping rumah dan melarikan diri. Selanjutnya saksi masuk kamar korban melihat korban dalam posisi duduk di lantai dan kepala serta tangannya diletakan di atas kasur dan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sedangkan dua anaknya berumur 11 tahun dan 1,5 tahun menangis dan berteriak di atas kasur.

Setelah itu datang tetangganya bernama Prayitno (62) dan Kadus Sururi (53). Keduanya kemudian mengangkat tubuh korban yang berlumuran darah tersebut. Dari hasil pemeriksaan oleh tim inafis Polres Grobogan dan tim medis RSU Purwodadi, pada tubuh korban ditemukan 1 luka tusuk pada kepala, punggung kanan 7 tusukan, punggung kiri, lengan kanan dan telapak tangan masing-masing satu tusukan.

Beberapa jam kemudian, Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo bersama tiga anggotanya berhasil meringkus pelaku di tepi Jalan Raya Danyang-Kuwu, tepatnya depan Balaidesa Panunggalan Kecamatan Pulokulon. Saat itu, pelaku diduga hendak melarikan diri keluar daerah.
“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari para saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andi Mekuo saat dikonfirmasi wartawan. (Mas)

Read previous post:
Diorama Tugu Yogya Disatroni Pencuri, Lempeng Tembaga Garis Sumbu Filosi Raib

YOGYAKARTA (MERAPI)- Dua lempeng tembaga garis sumbu filosofi pada diorama dan miniatur Tugu Yogya raib dicuri, Selasa dini hari (24/3).

Close