BIKIN RESAH WARGA SLEMAN-Pencuri Gondhol HP Hingga Mobil di 2 Kecamatan

NGEMPLAK (MERAPI)- Tim Gabungan Resmob Polsek Ngemplak dan Depok Timur berhasil mengamankan dua orang anggota komplotan pencuri yang meresahkan warga Sleman. Mereka berulangkali membobol rumah warga hingga mencuri mobil di Kecamatan Depok dan Ngemplak.
Kedua pelaku yang diamankan adalah AS (31) warga Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, dan AD (31) warga Minomartani, Ngaglik. Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polsek Depok Timur dan Polsek Ngemplak.

“Pelaku AS ditahan di Polsek Depok Timur, sedangkan pelaku AD ditahan di Polsek Ngemplak,” beber Kapolsek Ngemplak Kompol Wiwik Hari Tulasmi, melalui Kanit Reskrim Ipda Sagimen kepada wartawan, Rabu (25/3).
Dikatakan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari adanya laporan korban Sucipto (51) asal Palembang yang tinggal di Ngemplak. Pekan lalu korban kehilangan handphone yang sedang dicas di dalam rumah kemudian ditinggal tidur.
Sadar menjadi korban pencurian, dia lantas melapor ke Polsek Ngemplak guna penyelidikan lebih lanjut. Dari laporan itu, dengan dipimpin Ipda Sagimen, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Dari hasil penyelidikan, termasuk keterangan saksi dan rekaman kamera CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian. Tidak mau buruannya lepas, petugas lantas bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku di wilayah Kota Yogyakarta.
Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa handphone hasil curian, sepeda motor sebagai sarana yang digunakan mencuri dan surat-surat. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp 4,5 juta.
“Pelaku ini masuk rumah dengan cara mencongkel pintu. Sasaranya acak, rumah yang sekiranya dalam keadaan sepi,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, dikatakan Ipda Sagimen, kedua pelaku sudah sering melakukan pencurian di beberapa wilayah di Sleman, khususnya Depok Timur dan Depok Barat. Setiap kali melakukan aksi pencurian, pelaku selalu berganti-ganti pasangan. Termasuk saat mencuri motor di wilayah Depok Barat.
“Saat beraksi pelaku ini selalu berganti-ganti pasangan. Saat ini masih kita kembangkan untuk meringkus pelaku lainnya,” beber Ipda Sagimen.
Atas perbuatannya kini pelaku AD harus mendekam di sel tahanan Polsek Ngemplak. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara. (Shn)

Read previous post:
Gegera Corona, Puluhan IKM Aluminium Berhenti Beroperasional

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) aluminium di Yogyakarta berhenti beroperasional. Pasalnya permintaan barang produk aluminium terus

Close