Satpol Razia Pelajar Kelayapan Saat ‘Libur Corona’

UMBULHARJO (MERAPI)- Satuan Polisi (Satpol PP) Kota Yogyakarta akan melakukan patroli keliling ke tempat-tempat keramaian, hiburan dan lainnya. Langkah itu untuk mengantisipasi pelajar yang nongkrong maupun bermain saat diberlakukan belajar di rumah. Kebijakan belajar di rumah mulai diterapkan di sekolah negeri di Yogyakarta pada pekan ini untuk mencegah persebaran Covid-19.
“Mulai besok kami akan patroli datangi tempat-tempat yang biasanya dipakai nongkrong anak-anak sekolah dan lainnya,” kata Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto, Senin (23/3).

Pihaknya kemarin masih melakukan koordinasi internal untuk persiapan patroli tersebut. Jika dalam patroli itu ditemukan pelajar justru nongkrong maupun bermain saat diberlakukan belajar di rumah, maka akan diminta untuk pulang. Satpol PP akan menindak secara persuasif dengan imbauan mengingatkan terhadap potensi penyebaran Covid-19.
“Kami akan imbau untuk kembali ke rumah. Kami peringatkan. Jangan sampai belajar di rumah ini disalahgunakan untuk nongkrong atau bermain-main di luar,” tegasnya.
Lokasi rawan tempat-tempat yang biasanya digunakan untuk nongkrong telah dipetakan. Misalnya di warung-warung burjo maupun tempat game online. Dia menyatakan Satpol PP yang ditempatkan di setiap kecamatan sudah melakukan patroli ke tempat-tempat keramaian.

“Kami imbau untuk pulang. Mereka kemudian membubarkan diri. Misalnya di malam hari, nongkrong di warung, mereka mau bubar kok. Sambil kami selipi sedikit sosialisasi penularan Covid-19,” papar Agus.
Sebelumnya, Kepala Dins Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Budi Asrori, mengatakan metode pembelajaran mandiri di rumah disesuaikan kemampuan sekolah dan orangtua. Untuk mengontrolnya, Disdik Kota Yogyakarta membuka posko pemantauan pembelajaran di rumah. Sekolah wajib melaporkan proses belajar di rumah para siswanya dan menjadi bahan evaluasi Disdik
“Bisa secara online, seperti melalui program e-learning, KBS online, Jogja Belajar, google classroom, atau whatsapps grup. Jika siswa tidak punya sarananya di rumah, bisa dengan pemberian soal-soal lembar kerja. Kami juga meminta orangtua juga memantau pembelajaran anak di rumah,” tandas Budi.(Tri)

Read previous post:
Laki-laki itu Menenteng Kepalanya Sendiri

BINTANG (nama samaran) tidak pernah merasa sedongkol ini dengan seseorang seperti pada hari itu. Ia dibuat dongkol oleh Boss-nya yang

Close