Kakek Bertato Sering Mabuk dan Bikin Onar

DANUREJAN (MERAPI)- Seorang petugas parkir berinisial HD (57) warga Danurejan, Yogya ditangkap polisi karena menyimpan pedang dengan panjang 50 centimeter, Minggu (22/3) dinihari. Kakek ini dan seorang temannya yang berhasil melarikan diri juga sering mabuk-mabukan serta menggangu ketenangan warga sekitar.
Kapolsek Danurejan Kompol Etty Haryanti mengatakan, penakangkapan itu berawal saat petugas menggelar operasi kamtibmas di sekitar Danurejan. Saat itu, aparat menerima laporan dari warga jika seorang petugas parkir, HD sering berbuat onar sambil mabuk. Polisi langsung menindaklanjuti laporan itu dengan mengamankan HD. Dari tangan dia, ditemukan senjata tajam dan minuman keras.

“Ada laporan masyarakat. Pelaku sering minum-minuman alkohol di wilayah tersebut. Saat ditangkap, pelaku tengah mabuk-mabukan,” beber Kompol Etty, kemarin.
Pedang itu berukuran sekitar 50 centimeter yang ditemukan 10 meter dari tempat pelaku nongkrong tepatnya di bawah pot bunga. Kendati demikian, pria bertanto itu tidak mengakui bahwa barang tersebut miliknya.
“Untuk penyelidikan lebih lanjut, kita langsung bawa pelaku ke polsek Danurejan. Saat ditangkap pelaku mengelak kalau pedang itu miliknya,” katanya.
Atas perbuatannya, pelaku sementara dikenakan tindak pidana ringan dan rencananya akan disidangkan dalam waktu dekat ini. “Sementara untuk kepemilikan senjata tajam masih kami selidiki sembari mencari satu pelaku yang lari,” ujarnya.

Selain itu, dalam patroli tersebut petugas juga memeriksa sebanyak 17 orang yang sedang asik nongkrong dalam kondisi mabuk. Total sebanyak 27 orang berhasil diamankan berikut barang bukti sepeda motornya.
“Kita amankan para remaja itu, kita beri pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
Kompetisi Diliburkan, Pemain PSIM Diminta Latihan Mandiri

YOGYA (HARIAN MERAPI) - PSIM Yogya akhirnya meliburkan aktivitas latihan untuk sementara waktu setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara

Close