PEMANCING HANYUT BELUM DITEMUKAN-Basarnas Sisir Kali Opak Sejauh 2 Kilometer

KALASAN (MERAPI)- Tim Basarnas DIY masih berupaya melakukan pencarian terhadap pemuda bernama Irfan Wibowo (20) warga Tulong Tamanmartani Kalasan yang hanyut terbawa arus sungai saat mancing Kamis (19/3) sore.
Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan hingga Jumat, (20/3) sore, korban belum berhasil ditemukan. Sementara, pencarian dilakukan dengan cara menyisir sungai menggunakan perahu karet dan penyelaman ke dasar sungai. “Pencarian dibagi menjadi 5 sru, dengan melibatkan 177 personil. Pencarian mengalami kendala karena air sungai masih banjir,” beber Pipit, kemarin.

Diungkapkan Pipit, selain dilakukan penyisiran, tim juga melanjutkan pencarian hingga 2 kilometer dari lokasi tenggelamnya korban. Sementara, kondisi arus sungai masih cukup deras sejak beberapa hari terakhir sehingga menyulitkan petugas.
“Penyisiran dilakukan melalui darat. Kalau dimungkinkan pencarian dilakukan menggunakan perahu,” katanya.
Tim yang melakukan pencarian terdiri dari Basarnas DIY, Polsek Kalasan, relawan dan dibantu masyarakat setempat. “Kami masih terus berupaya melakukan pencarian. Pencarian kami lakukan sejak kemarin,” tambah Pipit.

Diberitakan sebelumnya, Irfan dan empat temannya terseret banjir sedang asik mancing di bawah jembatan Kali Opak Dusun Tulung, Tamanmartani, Kalasan, Kamis (19/3). Saat itu tiba-tiba air banjir datang dengan kecepatan tinggi, sehingga kelimanya tidak sempat menyelamatkan diri.
Kelimanya lantas terseret aliran air, beruntung empat korban berhasil diselamatkan setelah berhasil pegangan dahan pohon bambu yang berada di tepi sungai. Namun Irfan masih hilang terbawa aliran sungai. (Shn)

Read previous post:
Atasi Kekeringan Samosir, Kementan Siap Berikan Bantuan Mitigasi

SAMOSIR (HARIAN MERAPI) - Merespon kekeringan yang masih melanda pertanian di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kementerian Pertanian (Kementan) siap memberikan

Close