Sekda Pati Perintahkan Kembalikan Beaya Pemeriksaan Virus Corona

Direktur RSUD Soewondo Pati, dr Suworo Nur Cahyono saat memberikan keterangan pers. (Foto: Alwi Alaydrus).
Direktur RSUD Soewondo Pati, dr Suworo Nur Cahyono saat memberikan keterangan pers. (Foto: Alwi Alaydrus).

PATI (MERAPI) – Sekda Pati, H Suharyono MM akhirnya memerintahkan mengembalikan beaya perawatan pasien yang diduga terdampak virus Corona. “Tim pemda siang ini menuju rumah pasien di Jakenan untuk mengembalikan beaya”. Demikian diungkapkan Dirut RSUD Soewondo Pati, dr Suworo Nur Cahyono, Rabu (18/3).

Dikatakanya, setelah tersiar berita adanya kasus warga Jakenan tersebut, langsung ditanggapi sekda Suharyono, dengan menggelar rapat singkat. Diikuti pihak RSUD Soewondo dan perwakilan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPKAD) Pati.

“Akhirnya pak Sekda mengeluarkan perintah untuk mengembalikan beaya pasien” ucap dr Suworo Nur Cahyono.

Sebagaimana diberitakan, Deny Adi Nugroho (23) warga desa Sendangsoko kecamatan Jakenan diwajibkan membayar hingga ratusan ribu rupiah sebagai beaya pemeriksaan di RSUD Soewondo Pati.

Mantan TKI yang bekerja di Batang Duku Bukit Batu Malaysia tersebut, sebelumnya dijemput petugas kesehatan di rumahnya, karena dikabarkan terdampak virus Corona. Namun setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Soewondo Pati, Deny diijinkan pulang karena dinyatakan tidak terdampak virus Corona. “Kami disuruh bayar beaya perawatan Rp 112 ribu” ungkap orang tua Deny, Suwarno.

“Katanya untuk beaya rountgen dan obat” tambah Suwarno, sambil menujukkan dua bukti kwintansi pembayaran.

Sementaracitu, direktur LBH Bhakti Anak Negeri, Agung Widodo SH MM menyambut baik langkah pemkab Pati yang mengembalikan beaya perawatan Deny. Karena negara tidak hanya menanggung seluruh biaya perawatan pasien virus corona saja, melainkan seluruh penanggulangan pasien Penyakit Infeksi Emerging (PIE)

“Pembebasan biaya pasien PIE diatur Permenkes No. 59 Tahun 2016. Yaitu, dimulai beaya pemeriksaan, administrasi pelayanan; pelayanan dan perawatan di IGD, ruang isolasi, ruang ICU hingga jasa dokter” ucap Agung Widodo.

“Kalau beaya perawatan tidak dikembalikan, maka kasusnya bisa dilaporkan ke Presiden Jokowi” tegas direktur LBH Bhakti Anak Negeri. (Cuk)

Read previous post:
DEWI RANTAMI DAN JAKA WACANA (10) – Gethek Bambu Saksi Dua Insan Sedang Jatuh Cinta

Jaka Wacana dan para prajurit perngawalnya dengan mudah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka yang juga musuh saat terjadi Perang Paregreg. Rombongan

Close