TURNAMEN SSB PIALA WALIKOTA YOGYA – Diponegoro Muda dan Baturento Juara

Para juara turnamen SSB Piala Walikota Yogya. (HARIAN MERAPI-ISTIMEWA)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – SSB Diponegoro Muda asal Semarang dan SSB Baturetno Bantul berhasil tampil sebagai juara dalam turnamen antar-SSB bertajuk Piala Walikota Yogya 202 yang digelar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (13-15/3) di Lapangan Kenari, Yogya. Diponegoro Muda menjadi juara untuk KU-10 tahun, sedangkan Baturetno jadi yang terbaik di KU-12 tahun.

Pada partai final KU-10, Diponegoro Muda mengalahkan Baturento. Peringkat ketiga bersama diraih Matra Sleman dan KKK Sleman. Sedangkan pada KU-12, Baturetno memenangi partai final ketika berhadapan dengan Satria Pendawa Klaten. Peringkat ketiga bersama ditempati MAS dan Persiba Bantul.

Penghargaan diberikan kepada para pemenang kepada masing-masing tim yang mampu menempati peringkat pertama hingga ketiga di masing-masing kelompok usia. Selain juara, terdapat penghargaan yang diberikan kepada para pemain.

Pada KU-10, Rafie Athaallah Putra dari Matra Sleman menjadi pemain terbaik, sedangkan topskor berasal dari Diponegoro Muda, Faeyza Ghaisan. Sementara untuk pemain terbaik KU-12 yakni Fernando Zhestino dari Satria Pendawa Klaten, sedangkan topskor berasal dari Satria Pendawa Klaten, yakni Cahya Hizra.

Menurut Ketua Panitia, Wasita, terdapat 64 tim yang berpartisipasi pada turnamen Piala Walikota Yogya kali ini. Jumlah tersebut terdiri dari 32 tim di KU-10 dan 32 dari KU-12. “Kegiatan berjalan lancar dan cuaca cukup mendukung. Antusiasme peserta juga cukup tinggi,” ujarnya sesuai partai final.

Ditambahkan Wasita, sebagai bentuk pembinaan pemain usia dini berkesinambungan, pihaknya berencana untuk menggelar secara rutin. “Kami sampaikan ke Pak Wali (Walikota Yogyakarta,red). Beliau berpesan kalau memang pesertanya cukup banyak dan antusias, itu bisa diselenggarakan secara rutin tiap tahun,” imbuhnya. (Oro)

Read previous post:
Yogya Pastikan Stok Obat ARV Mencukupi

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Pelayanan kesehatan bagi penderita HIV/AIDS di Kota Yogyakarta dipastikan tidak terganggu dan fasilitas layanan kesehatan di

Close