Driver Ojol Minta Jaminan Keamanan, Sultan Usul Bikin Paguyuban

DANUREJAN (MERAPI)- Sejumlah perwakilan driver ojek online (ojol) menyambangi Kantor Gubernur DIY, Kamis (12/3). Mereka bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk menyampaikan keinginan dan jaminan keamanan usai terjadi bentrok antara driver ojol dan Debt Collector pekan lalu.
Menanggapi pemintaan driver ojol, Sultan meminta dibentuk paguyuban/ organisasi agar para ojol dapat bisa saling berkoordinasi baik antara ojol, Pemerintah, dan aparat penegak hukum.
“Kami ingin kondisi nyaman ketika bekerja di lapangan seperti sebelum kejadian peristiwa bentrok massa,” ungkap perwakilan driver ojol, Purnomo Susanto usai menemui Sultan, Kamis (12/3).
Dikatakan, para driver ojol akan berkomitmen untuk menjaga Yogyakarta agar tetap kondusif sehingga tetap aman, nyaman dan damai.

“Jaga kultur masyarakat budaya Yogya. Sultan juga berpesan agar tetap bersikap ramah, sopan, dan santun,” imbuhnya. Pada kesempatan yang sama, Sultan juga memberikan bantuan secara pribadi berupa uang pada korban yang mengalami luka.
Kasat Intel Polresta Yogya Kompol Supardi yang mendampingi para driver ojol bertemu dengan Sultan, mengatakan hal yang sama. Perlu dibentuk paguyuban agar para ojol yang jumlahnya sangat banyak sehingga dapat terkoordinir dengan baik.
“Jadi saran Ngarsa Dalem secepatnya dibuat paguyuban. Jadi gerakan apa-apa minimal harus 1 garis komando. Takutnya kalau tak ada paguyuban, mereka jalan sendiri-sendiri karena ojol kan tidak membatasi wilayah,” tandasnya.
Paguyuban sebagai wadah dan disarankan ada ketua umum dan ketua 1 hingga 3, perwakilan dari Gojek, Grab, dan Maxim.

“Sehingga diharapkan mereka bisa mengkoordinasikan mitra-mitranya,” imbuhnya.
Terkait jaminan keamanan yang diminta driver ojol, Supardi menyampaikan bahwa rasa was-was itu muncul dari dalam diri sendiri.
“Itukan muncul dari dirinya sendiri, kalau tak diperangi oleh yang bersangkutan kan lama-lama dia gak kerja, to. Tidak usah melakukan perlawanan, dilaporkan karena nanti kalau ada perlawanan masalah baru lagi,” paparnya. Ia menyampaikan pihaknya terus menjamin kemanan dengan meningkatkan patroli.
Seperti diketahui, bentrok antara driver ojol dan debt collector pecah pekan lalu di sejumlah lokasi. Bentrok dipicu saling rusak kantor. Hngga kini bekum ada yang dijadikan tersangka. (C-4).

Read previous post:
PROLIGA DI YOGYA – Jakarta BNI 46 Bertekad Sapu Bersih

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Meski sudah memastikan tiket final four, tim putra Jakarta BNI 46 bertekad menyapu bersih dua laga

Close