Musorkotlub KONI Yogya Digelar 21 Maret

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Kota Yogya akan dilaksanakan pada 21 Maret mendatang. Hal tersebut menjadi rencana mendesak yang dilakukan KONI Yogya setelah Dwi Haroyah yang ditunjuk mengisi kekosongan jabatan ketua umum telah mendapatkan surat keputusan (SK) dari KONI DIY.

SK Plt Ketum KONI Yogya diterima Dwi Haroyah dari KONI DIY pada Selasa (10/3). Seusai melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus KONI DIY di Kantor KONI DIY, Dwi Haroyah mengatakan bahwa pihaknya tengah menyusun rencana untuk menggelar Musorkotlub pada 21 Maret.

“Setelah mendapatkan SK Plt ini, kami akan langsung persiapkan Musorkotlub. Kalau dari rencana memang tanggal 21 Maret. Kami usahakan untuk tetap digelar secepatnya, jadi tetap di bulan ini. Prinsip kami, semakin cepat semakin baik, agar segera ada ketua umum definitif. Dengan begitu, untuk pembinaan atlet bisa berjalan lancar, termasuk persiapan untuk Porda DIY 2021,” terangnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Dwi Haroyah juga menyampaikan bahwa pihaknya juga segera menggelar pertemuan dengan seluruh Pengkot anggota KONI Yogya sebagai persiapan penyelenggaraan Musorkotlub. Setelah itu, penjaringan bakal calon ketua akan dilakukan dengan membentuk panitia seleksi, sekaligus membentuk panitia Musorkotlub.

“Penjaringan bakal calon ketua ini diajukan oleh masing-masing pengkot. Persyaratannya tentu harus sesuai dengan AD/ART KONI. Itu tadi sudah disampaikan oleh Ketua KONI DIY. Jadi bakal calon ketua memang harus memenuhi persyaratan AD/ART,” bebernya.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengungkapkan bahwa pihaknya berharap pelaksanaan Musorkotlub segera digelar. “Lebih cepat memang lebih baik. Namun kami tetap berharap agar tahapannya juga harus memenuhi koridor di dalam AD/ART KONI,” ungkapnya. (Oro)

Read previous post:
Pasien Balita dalam Pengawasan RSUP Sardjito

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito merawat satu pasien anak dengan status pengawasan di ruang

Close