MUNCUL ISU PEMBACOKAN HINGGA PENEMBAKAN-Minta Korban Melapor, Kapolres Janji Usut Tuntas Bentrok Driver Ojol-Debt Collector

DEPOK (MERAPI)- Usai bentrokan di wilayah Babarsari, banyak isu yang beredar jika beberapa driver ojek online dibacok. Bahkan ada yang menyebut ditembak.
Isu itu beredar luas di media sosial. Banyak foto yang memperlihatkan driver ojek online mengalamai luka di kaki dan tubuh. Video yang beredar juga memperlihatkan driver ojol ambruk dan diselamatkan rekan sesama driver lain. Menanggapi isu adanya pembacokan dan penembakan ini, Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Kalau ada yang menjadi korban segera melapor. Kita akan segera tindak lanjuti,” ujarnya singkat, Kamis (5/3). Kapolres mengatakan, aksi bentrokan itu sebenarnya bermula dari kesalah pahaman kedua belah pihak.

Kedatangan DC ke kantor Grab bermaksud melakukan mediasi kepada pihak Grab atas demo yang dilakukan ratusan driver ojol sehari sebelumnya.
“Padahal enggak diserang. Dari pihak DC mencoba berencana memediasi tapi karena DC datang ke kantor Grab dianggap bahwa kantor ojol diserang,” beber Rizki.
Di hadapan ratusan orang ojol usai bentrok Babarsari, Kapolres berjanji akan mengusut tuntas dan mendalami kasus tersebut sampai selesai. Karena permasalahnnya simpang siur sehingga terjadi kesalah pahaman antar kedua belah pihak.
Untuk itu AKBP Rizky Ferdiansyah mengimbau pada massa yang menjadi korban luka-luka maupun perusakan untuk segera melapor ke Polisi. Pihaknya berjanji akan segera mengusut kasus tersebut dengan tuntas.

Salah satu ojol Riyanto (40) mengaku peristiwa itu bermula saat puluhan DC mendatangi kantor Grab Yogyakarta. Mereka melihat DC akan melakukan penyerangan atau aksi balas dendam, sontak aksi itu dibalas dengan serangan.
“Beberapa kawan ojol melihat ada barang-barang milik kantor Grab telah dirusak oleh DC, sehingga kembali memancing kemarahan,” jelasnya. Karena ada perusakan, ratusan ojol tidak bisa membendung emosi dan spontanitas berkumpul.

“Mereka dari DC ke kantor Grab ada perusakan lalu terjadi aksi lempar-lemparan batu,” ujar Riyanto. Bentrokan itu juga dipicu dari kasus penganiayaan yang menimpa salah satu rekan ojol bernama Luthfi Aditya Kusuma (29) warga Kulonprogo. Aditya dipukuli oleh sejumlah DC saat melerai kawannya yang motornya akan ditarik paksa.(Shn/C-8)

Read previous post:
Program Sembako Mulai Disalurkan Bulan Ini

UMBULHARJO (MERAPI) - Nilai bantuan Progam Sembako mulai Maret tahun 2020 ditambah dibandingkan sebelumnya. Kebijakan itu untuk membantu memenuhi kebutuhan

Close