Depak Alfonso, PSS Gaet Zah Rahan

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Kurang memuaskannya aksi Alfonso de La Cruz selama dua laga pra musim PSS Sleman ditambah penolakan sebagian besar Sleman Fans berujung pencoretan. Bek asal Spanyol itu kini tak ada dalam skuad Laskar Sembada. Manajemen pun mengontrak pemain senior Zah Rahan untuk mengisi slot pemain asing.

Pemain asal Liberia itu sudah lolos tes medis dan akan memperkuat PSS selama satu musim. CEO PT Putra Sleman Sembada, Fatih Chabanto mengatakan akan segera memberitahukan publik kejelasan dan detail tentang kontrak Zah Rahan dalam waktu dekat.

“Kami akan segera membuat rilis tentang transfer terakhir kami ke publik. Ditunggu saja rilisnya biar jelas semuanya,” jelas Fatih kepada Merapi, Minggu (1/3).

Perekrutan Zah Rahan sendiri sekaligus mengakhiri spekulasi kembalinya Brian Fereirra ke PSS. Gelandang asal Argentina itu santer dikabarkan kembali ke Sleman setelah dicoret dari skuad Madura United beberapa hari jelang kick off Liga 1. Sabtu (29/2) lalu Brian sendiri tampaknya sudah mendapat kabar bahwa dirinya batal ke PSS karena manajemen lebih memilih Zah Rahan dengan memberi isyarat ke media. “Saya tidak tahu mau ke mana, mungkin yang paling baik saya pulang ke Argentina,” kata Brian.

Bergabungnya pemain berusia 35 tahun itu membuat PSS yang kini dibesut Dejan Antonic itu berkekuatan 29 pemain. Ada empat pemain di posisi kiper yaitu Dimas Fani, Hendra Molle, Alex Sander, dan Ega Rizky. Lalu barisan pemain belakang diperkuat Aaron Evans, Efdal prasetyo, Asryaq Gufron, Zamzani, Bagus Nirwanto, Arthur Irawan, Samsul Arifin, Derry Racman.

Posisi gelandang diisi Wahyu Sukarta, Fitra Ridwan, Dendi Agustan, Irfan Bachdim, Ocvian Chanigio, Misbakus Solikin, Luthfi Kamal, I Gede Sukadana, Guilherme Batata, dan Zah Rahan Krangar.

Sedangkan juru gedor ada di kaki Burhan Ikmaludin, Arsyad Yusgiatoro, Irkham Zahrul Milla, Naufal Rahmanda, Jepri Kurniawan, Saddam Gaffar, dan Yevhen Bokhashvili. (Des)

Read previous post:
Bank BPD DIY Bima Perkasa Telan Kekalahan ke-7

KEDIRI (HARIAN MERAPI) - Bank BPD DIY Bima Perkasa tampaknya masih belum bebas dari kutukan “paruh kedua” di Seri V

Close