Curi 10 Mobil Rental untuk Foya-foya

BULAKSUMUR (MERAPI)- Dengan dalih terlilit utang hingga puluhan juta rupiah, PW (28) warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul nekat mencuri 10 mobil rental dan dua motor di wilayah Sleman dan Yogya. Ternyata, uang hasil kejahatan tak hanya dipakai bayar utang, tapi juga foya-foya. Dia pun akhirnya dibekuk aparat Polsek Bulaksumur, Sleman.
Kapolsek Bulaksumur Kompol Sugiarto kepada wartawan, Rabu (19/2) mengatakan, terungkapnya kasus itu berawal dari laporan korban Eduardo Herlambang (44) warga Pakualaman Yogya. Pemilik usaha mobil rental ini melapor karena kehilangan mobil Toyota Avanza.

Dalam laporan itu, mobil korban disewa oleh pelaku selama 10 hari dengan biaya Rp 250 tiap hari. Namun setelah jatuh tempo, mobil tak kunjung dikembalikan, sedangkan handphone pelaku tidak bisa dihubungi.
“Awalnya pembayaran lancar, tapi saat jatuh tempo pengembalian mobil, pelaku memperpanjang hingga akhirnya menghilang,” beber Kompol Sugiarto.
Dengan dipimpin Kanit Reskrim Iptu Fendi Timur, polisi langsung melakukan penyelidikan. Identitas pelaku langsung diketahui karena dia menggunakan kartu identitas asli saat menyewa mobil. Alhasil petugas berhasil mengendus keberadaan pelaku. Dia berhasil dibekuk di tempat tinggalnya di Klaten.

Menurut Kompol Sugiarto, mobil milik korban telah digadaikan oleh pelaku pada seseorang di daerah Malang Jawa Timur. Beruntung mobil berhasil didapatkan beserta dua mobil lainnya milik korban yang sudah disewa oleh pelaku.
“Laporanya satu mobil, tapi ternyata ada tiga mobil yang disewa pelaku. Mobil berhasil kita sita dari seseorang di Malang,” katanya. Setelah dilakukan pemeriksaan, ujar dia, diketahui mobil digadaikan kisaran Rp 20 juta, sedangkan sepeda motor Rp 3 juta. Mobil dan motor dipasarkan melalui media sosial facebook, kemudian bertemu langsung dengan penggadai di tempat yang sudah ditentukan.
Dijelaskan Sugiarto, pelaku juga mengaku merental mobil di Wilayah Ngaglik dan Berbah. “Pelaku mengaku ada beberapa mobil yang dia sewa dari rental lain di Wilayah Ngaglik ada dua motor satu mobil dan Berbah satu mobil,” katanya.

Ditambahkan Iptu Fendi, total mobil yang dia gelapkan ada 10 unit dari beberapa tempat rental dan dua unit motor. Kendati demikian pihaknya masih terus melakukan pengembangan karena diduga masih ada korban lainnya.
“Pelaku ini menyewa di rental lalu digadaikan ke orang lain tanpa izin pemiliknya. Saat merental, pelaku juga meninggalkan identitas asli untuk menghilangkan kecurigaan pemilik rental,” ucap Iptu Fendi.
Guna menghindari kejadian serupa, Iptu Fendi mengimbau pemilik rental untuk selalu waspasa. Pasalnya kasus penggelapan itu memang biasanya pemilik selalu mementingkan bisnis, sedang keamanan belakangan.
“Jadi besok harus berhati-hati lagi, karena kasus penggelapan mobil rental sudah sering terjadi,” imbaunya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Tersangka terancam dengan pidana kurungan penjara diatas 5 tahun.(Shn)

Read previous post:
MERIAM ANAK MAKASAR (14) – Sepanjang Jalan Pasukan Belanda Membakari Rumah Penduduk

Setelah berbulan-bulan menjalani perawatan di Batavia, maka pada tanggal 26 Juli 1667 Cornelis Speelman sudah sembuh dari luka-lukanya. Dia segera

Close