Lupa Matikan Kipas Angin, Rumah Terbakar

MLATI (MERAPI)- Diduga dipicu konsleting kipas angin, sebuah rumah milik Eko Saputro (40) warga Gabahan, Sumberadi, Mlati, Sleman terbakar, Senin (17/2) pukul 08.05 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu lantaran rumah dalam kondisi kosong.
Kapolsek Mlati Kompol Haryanto melalui Kanit Reskrim Iptu Nur Dwi Cahyanto mengatakan, api pertama kali diketahui oleh saksi Upik (45) tetangga korban. Saat itu saksi sedang mencuci piring mendengar suara ledakan.
Curiga dengan hal itu, saksi lantas mencari sumber ledakan tersebut yang tenyata berasal dari dalam rumah korban. Tak lama kemudian, ia melihat api muncul dari ventilasi rumah. Karena panik saksi memberitahu tetangganya.
“Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong dan sepi, karena korban sedang mengantarkan sekolah anaknya,” beber Iptu Dwi.

Melihat hal tersebut, saksi kemudian berteriak meminta tolong. Warga yang mengetahui hal tersebut berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api dengan cepat membesar.
Beruntung dua mobil petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Sleman dengan cepat mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api. Setelah satu jam berjibaku, petugas berhasil padamkan api.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun sebagian banguan rumah mengalami kerusakan karena dilalap api,” katanya.

Iptu Dwi menambahakan, dari hasil olah TKP dari Inafis Polres Sleman dan Polsek Mlati, kebakaran diduga disebabkan konsleting listrik dari kipas angin yang masih menyala. Saat kejadian korban pergi lupa untuk dimatikan.
“Untuk menghindari kejadian serupa terulang, pastikan sebelum meninggalkan rumah listrik sudah mati, karena banyak kasus kebakaran akibat konsleting listrik,” imbaunya.(Shn)

Read previous post:
MERAPI-HUMAS BANTUL Peluncuran Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bantul 2020 oleh Bupati Bantul.
Lomba Desa di Bantul Sebagai Alat Ukur Kemajuan Pembangunan

BANTUL (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Bantul berupaya mengukur kemajuan pembangunan desa di wilayahnya, melalui perlombaan desa yang diikuti seluruh pemerintahan

Close