BUMDes Sidomoyo Bangun Sirkuit Motocross Taraf Internasional

GODEAN (HARIAN MERAPI) – Pemerintah Desa Sidomoyo, Kecamatan Godean telah mempersiapkan lapangan untuk sarana olahraga motocross. Tak tanggung-tanggung, sirkuit yang dibangun dan akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidomoyo Makmur ini bertaraf internasional.

Direktur BUMDes Sidomoyo Makmur, Sutapa SH menjelaskan, sirkuit motocross yang sedang dibangun ini untuk memfasilitasi para atlet motocross baik di wilayah Sleman maupun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sehingga diharapkan dapat tercetak crosser-crosserandal baik tingkat nasional bahkan internasional.

“Kita ingin melahirkan crosser-crosser yang dapat meraih juara baik tingkat nasional maupun internasional. Selama ini saya menilai belum ada lapangan yang memadai untuk mereka berlatih,” katanya di sirkuit motocross, Kamis (13/2).

Sirkuit dengan nama Forlantas ini dibangun dengan pertimbangan minimnya sarana latihan bagi atlet motocross. Di samping itu, BUMDes yang telah ada baik di Sleman maupun DIY belum ada yang membuat sarana olahraga jenis ini. Sehingga diharapkan ke depan mampu menjadi daya tarik masyarakat maupun atlet motocross untuk datang ke Desa Sidomoyo.

Diakui, untuk menjadikan sirkuit bertaraf internasional membutuhkan biaya besar serta lahan yang cukup luas. Agar harapan tersebut dapat terwujud, pihaknya akan membangun secara bertahap agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Untuk tahap awal, lanjut Sutopo, lokasi yang digunakan adalah tanah kas desa dan sebagian tanah bengkok (lungguh) milik perangkat desa yang telah disewa BUMDes. Lahan yang sedang dibangun pada tahap awal seluas 2,5 hektar dengan panjang lintasan 700 meter.

“Ini baru tahap awal. Tetapi sudah dapat digunakan untuk latihan maupun lomba kejuaraan tingkat lokal atau pemula. Sedangkan tingkat nasional kita targetkan tahun 2021 sudah siap digunakan,” imbuhnya.

Menurut Topo, demikian sapaannya, untuk dijadikan sirkuit motorcross taraf nasional maupun internasional, panjang lintasan minimal 1,2 kilometer dengan lebar minimal 15 meter serta minimal 15 superball (rintangan). Supaya memenuhi standar, BUMDes Sidomoyo Makmur telah merencanakan memperluas sirkuit menjadi 4,5 hektar.

Selain untuk olahraga motocross, lokasi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk lomba pacuan kuda. Dengan begitu, even yang digelar di sirkuit tersebut dapat berkesinambungan sekaligus menjadi pemasukan bagi BUMDes.

Untuk melengkapi sarana dan prasarana, pihaknya juga akan mendirikan warung atau kios sebagai tempat menjajakan makanan hasil masakan warga Sidomoyo. Kuliner tersebut ditonjolkan jenis makanan tradisional yang mudah diolah tetapi menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Dengan begitu, keberadaan sirkuit motorcross Forlantas bukan hanya menjadi sumber pendapatan BUMDes Sidomoyo Makmur. Tetapi juga berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat lewat olahan makanan yang dijual kepada pengunjung. (Awn)

Read previous post:
Naik Motor ke Sekolah, 60 Siswa SMP Dirazia

PAKEM(MERAPI)- Sebagai antisipasi terjadinya aksi kejahatan jalanan atau klitih dan kecelakaan, petugas Polsek pakem melakukan razia pelajar SMP yang nekat

Close