TERDAKWA JUGA DIDENDA RP 1 MILIAR- Pengedar Narkoba Divonis 5 Tahun


Terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan di sidang PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan di sidang PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bantul yang diketuai Khoiruman Pandu Kesuma Harahap SH menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada terdakwa Muhammad Syamsudin Catur Putra (40) warga Pakualaman Yogyakarta yang terbukti mengedarkan narkotika, Kamis (13/2). Selain itu terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan kurungan.


Vonis yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan jaksa Affif Panjiwilogo SH yang awalnya menuntut agar terdakwa dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan kurungan.

Dalam amar putusan majelis terungkap, awalnya pada Kamis 19 September 2019 pukul 23.50 terdakwa ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY di pinggir jalan kampung di Dusun Kaliputih Pendowoharjo Sewon Bantul.
Sebelumnya petugas BNNP mendapat informasi dari masyarakat tentang akan adanya transaksi narkotika atau peredaran gelap narkotika. Atas dasar informasi tersebut petugas BNNP bersama dengan tim melakukan penyelidikan. Setelah itu petugas mendapatkan informasi jika orang yang akan melakukan transaksi narkoba yakni terdakwa yang berdomisili di daerah Pakualaman.

Petugas BNNP pun melakukan pengintaian terhadap terdakwa yang sedang mencari sesuatu di pinggir jalan kampung, tepatnya di dekat cor bis sambil menggunakan bantuan cahaya senter dari handphone yang dibawanya. Setelah mengambil barang petugas BNNP langsung menangkap dan mengamankan terdakwa.

Semula terdakwa sempat berkelit dan tidak mengaku terkait peredaran gelap narkotika tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan HP milik terdakwa, diketahui Sutris (terpisah) telah melakukan komunikasi antara terdakwa yang disuruh untuk mengedarkan narkoba.

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Balai Laboratorium Kesehatan Dan Kalibrasi Yogyakarta Nomor : 441 /04022 / C.3 tanggal 30 September 2019 barang bukti yang disita mengandung Metamfetamina seperti terdaftar dalam Golongan I No Urut 61 lampiran UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Perbuatan kerdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai dengan Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (C-5)

Read previous post:
Gelar Ratek Wilayah I, Ditjen PSP Fokus 5 Kebijakan

PALEMBANG (HARIAN MERAPI) -Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan 5 fokus utama kebijakan. Hal ini

Close