RESMI BERSERAGAM PSS-Irfan Bachdim Kepincut Visi Misi Eduardo Perez

SLEMAN (MERAPI)- Pemain Timnas Indonesia, Irfan Bachdim akhirnya resmi bergabung ke PSS Sleman musim ini. Eks striker Bali United itu dikontrak selama satu musim lalu diperkenalkan ke awak media di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (12/2) siang kemarin.
Proses kepindahan Irfan Bachdim ke PSS sendiri sempat menyita perhatian karena statusnya yang berubah-ubah di situs penyedia data pemain transfermarkt . Sempat diberitakan bergabung Kamis (6/2) siang, statusnya kembali menjadi pemain Bali United pada Jumat (7/2) lalu.
Plt Manajer PSS, M Eksan, membeberkan status Irfan Bachdim kini 100 persen milik Laskar Sembada. Manajemen menebus kontrak Bachdim di Bali United yang berakhir Desember 2020 dan tidak ada klausul khusus pembelian kembali atau persyaratan lain dari Bali United. M Eksan cukup lega akhirnya bisa menuntaskan negosiasi dengan Irfan Bachdim yang cukup panjang itu.

“Dia (Bachdim) kami permanenkan 100 persen selama satu musim. Tidak ada klausul apa-apa, termasuk klausul khusus. Artinya Bachdim bisa main saat lawan Bali United. Kami senang akhirnya bisa mengakhiri negosiasi dengan Bali United,” kata M Eksan, kemarin.
Klausul khusus itu sempat menjadi perbincangan hangat lantaran pemain berusia 31 tahun itu menjadi ikon Bali United selama beberapa musim. Bachdim bahkan menginginkan Bali United sebagai klub terakhirnya. Pemain yang tiga tahun merumput di J League (Liga Jepang) bersama Ventrofet Kofu dan Consadole Sapporo itu mengaku cukup berat meninggalkan Bali United. Namun demi kariernya ia harus memutuskan pergi dari Bali United karena tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Namanya juga tidak masuk dalam skuad AFC Cup Bali United.

“Saya pikir mungkin sampai akhir karier bisa main di Bali, tapi ternyata cuma mimpi. Dalam sepakbola semuanya bisa berubah. Saya tahu apa yang paling bagus untuk karier saya. Saya butuh tantangan yang baru. Sekarang saya akan membuktikan kualitas di Sleman. Saya tahu bisa bantu tim ini,” kata Bachdim.
Irfan mengungkapkan alasannya bergabung dengan PSS. Sosok pelatih Eduardo Perez Moran disebut Irfan menjadi salah satu alasan pemain kelahiran Amsterdam tersebut membubuhkan tanda tangan untuk PSS. Sebelum menerima pinangan manajemen, Irfan mengatakan lebih dulu bertemu pelatih yang akrab disapa Edu itu. Visi permainan eks asisten Luis Mila di Tim Nasional (Timnas) Indonesia menarik perhatiannya. Bachdim juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah pemain PSS lainnya sebelum menerima pinangan manajemen.

“Saya bertemu dengan pelatih dan pemain. Saya percaya dengan visi dia (Edu) di tim ini. Saya setuju dia ingin mainkan saya di mana saja, latihan juga harus bagaimana. Itu seperti di klub-klub Eropa, dan saya senang dengan pelatih. Pemain di sini muda-muda dan saya percaya pengalaman saya bisa membantu mereka,” tambah Bachdim.
Setelah mendatangkan Ifan Bachdim, manajemen juga berencana menyelesaikan negosiasi pemain lagi yang bisa dimainkan di posisi winger. Di sisi lain manajemen juga tengah menunggu sosok investor baru yang akan mengakuisisi saham mayoritas PT Putra Sleman Sembada (PSS). Rencananya, Komisaris PT PSS, Soekeno yang akan mengumumkannya secara langsung hari ini. “Rencana hari Kamis (hari ini) saya umumkan setelah pekan kemarin tertunda terus,” kata Soekeno kepada Merapi Selasa (11/2) malam kemarin.(Des)

Read previous post:
ilustrasi
Klitih Teriak Klitih

BELAKANGAN ini aparat kepolisian gencar memburu klitih. Bahkan masyarakat pun ikut berpartisipasi untuk memberantas klitih. Namun diingatkan agar masyarakat tidak

Close