BANK BPD DIY BIMA PERKASA – Maintenance Fisik dan Maksimalkan Filip Pejovic

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Bank BPD DIY Bima Perkasa mengumpulkan empat angka dari Indonesian Basketball League (IBL) Seri Yogyakarta Jumat (6/2) hingga Sabtu (8/2). Kalah 50-72 dari Pacific Caesar di laga perdana, Bank BPD Bima Perkasa bangkit di pertandingan kedua dengan mengalahkan Prawira Bandung 81-78. Di laga terakhir, Alan As’Adi dan kawan-kawan memaksa NSH Jakarta bekerja keras hingga detik terakhir pertandingan dengan skor 55-60.

Meski kalah di laga terakhir, owner Bank BPD DIY Bima Perkasa dr Edy Wibowo puas dengan penampilan para pemain. “Kekalahan di laga perdana itu memalukan. Tapi di dua laga berikutnya, cara bermain anak-anak berubah dan bisa memenangkan hati fans di GOR Among Raga,” kata dr Edy.

Dari catatan tim pelatih yang dikepalai Raoul Miguel Hadinoto, Bank BPD DIY Bima Perkasa selalu telat panas. Mereka harus tertinggal 0-8 lebih dulu saat melawan Prawira baru bisa membalikkan skor. Begitu juga saat menjamu NSH Jakarta di mana satu-satunya wakil Yogyakarta di liga basket tertinggi tanah air itu tertinggal 0-10 dulu baru bisa bangkit di tiga kuarter selanjutnya. Para pemain juga terkesan buru-buru dalam mengejar skor. Raoul Miguel Hadinoto, pelatih kepala Bank BPD DIY Bima Perkasa, bakal mengevaluasi penampilan tim dalam waktu dekat.

“Kami latihan mulai Rabu besok. Tentu bakal ada evaluasi dari penampilan di Yogyakarta, apalagi waktu kami panjang sebelum seri berikutnya. Bisa untuk evaluasi dan proses penyembuhan beberapa pemain yang kena cedera,” kata pelatih yang akrab disapa Eboss itu, Senin (10/2) siang.

Ada waktu selama 17 hari sebelum Bank BPD DIY Bima Perkasa menghadapi seri berikutnya di Kediri. Jeda panjang itu akan dimanfaatkan tim pelatih fokus membenahi tiga hal. Pertama membenahi kondisi fisik pemain. Kedua kembali mematangkan sistem. Ketiga, memaksimalkan tenaga legiun asing asal Serbia Filip Pejovic.

“Kami akan maintenance fisik pemain dulu lalu fokus untuk gim di Kediri lawan Prawira dan Satria Muda. Kami juga mau memaksimalkan Filip Pejovic, soalnya dia pemain komplet. Bisa defense dan offense,” sambung Eboss. (Des)

Read previous post:
DLH SLEMAN AKUI PERSONEL TERBATAS-Pohon Tumbang Lukai 7 Orang, Pemkab Disebut Lalai

SLEMAN (MERAPI)- Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yogyakarta menyebut Pemkab Sleman lalai terkait tumbangnya pohon sonokeling di Jalan Wates

Close