Bima Perkasa Bersinergi dengan Bank BPD DIY dan UKDW

Perwakikan Direksi Bank BPD DIY Bima Perkasa berfoto bersama pemilik klub dr Edy Wibowo dan seluruh pemain usai jumpa pers. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Setiap tahun prestasi Bank BPD DIY Bima Perkasa di Indonesian Basketball League (IBL) terus meningkat. Seiring meningkatnya prestasi itu, tambah erat pula kerjasama dengan Bank BPD DIY. Musim 2020 menjadi tahun keempat dan Bank BPD DIY sebagai sponsor utama tim Bank BPD DIY Bima Perkasa.

Dukungan itu adalah aksi nyata Bank BPD DIY untuk terus mendukung sekaligus meningkatkan prestasi satu-satunya wakil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di liga basket profesional tertinggi di Indonesia.

Dukungan itu disampaikan Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Agus Trimurjanto dalam Jumpa Pers Partnership antara satu-satunya wakil Yogyakarta di liga basket tertinggi tanah air dengan Bank BPD DIY di GOR Samapta Universitas Kristen Duta Wacana Selasa (4/2) siang di depan wartawan.
“Kami akan selalu mendukung tim kebanggaan Yogyakarta lalu besar bersama. Kami berharap kerjasama ini selalu menuju arah yang lebih baik. Untuk tahun ini pun ada perubahan logo tim yang menunjukan sinergi itu,” katanya.

Turut hadir dalam jumpa pers Rektor UKDW Henri Fariadi. Musim ini Bank BPD DIY Bima Perkasa juga bekerjasama dengan UKDW. Henri menambahkan bahwa UKDW satu-satunya universitas di Yogyakarta yang menjadi sponsor tim. Ia melihat kerjasama dengan tim yang musim lalu mengakhiri liga di posisi empat secara power ranking itu cukup cerah.

“Banyak talent basket yang lahir dari kampus. Siapa tahu memang ada atlet dari sini yang bisa berjuang untuk Bank BPD DIY Bima Perkasa. Semoga banyak coaching clinic di GOR Samapta yang juga baru diresmikan ini,” sambungnya.

Usai memberi keterangan pada wartawan, pihak Bank BPD DIY menandatangai plakat kerjasama bersama pemilik klub dr Edy. Dokter Edy mengatakan kerjasama ini menunjukan bentuk nyata bagaimana mereka akan kian menebalkan nama Yogya di kancah nasional. “Jadi mulai sekarang, Bank BPD DIY adalah kita, Bima Perkasa adalah kita, dan UKDW adalah kita. Bersama-sama kita akan membawa nama Yogya di kancah basket nasional,” harap dr Edy.

Selain jumpa pers yang dihadiri wartawan, acara kemarin juga jadi ajang temu antara pecinta basket dengan seluruh pemain Bank BPD DIY Bima Perkasa. Nuke Tri Saputra, Melki Sedek, Vincent Sanjaya, Yanuar Dwi Priasmoro, Frida Aris, Alan As’Adi, Restu Dwi Purnomo, Tifan Pradita, Azzaryan Pradhitya, Devin Gilligan, Mamadou Diakite, Ali Mustofa, dan Reza Arfah bersama Halim Oleh memberi coaching clinic ke ratusan pebasket muda dan murid Akademi Bima Perkasa. Mereka berbagi tips dan trik basket lalu pengalaman menuju pemain profesional. “Aku disuruh ayah ikut latihan sama pemain pro, biar dapat banyak ilmu,” kata Niko pebasket muda yang baru duduk di kelas 5 SD.

Bank BPD DIY Bima Perkasa bakal menjadi tuan rumah di Seri 4 IBL mulai Kamis (6/2) besok. GOR Among Raga dipastikan bakal dipenuhi Kanca Bima yang akan memberi dukungan untuk tim. Apalagi Bank BPD DIY Bima Perkasa sudah diperkuat pemain asing ke-3 asal Serbia, Filip Pejovic yang di Seri 3 harus absen karena urusan keluarga. Hadirnya Filip, Diakite, konsistensi Gilliggan, dan meningkatnya performa pemain lokal diharapkan membuat Bank BPD DIY Bima Perkasa makin ganas di seri-seri berikutnya.

Selain di tim pro, bentuk dukungan Bank BPD DIY juga mewujud dalam banyak event bola basket di Yogyakarta, terutama yang digarap oleh tim Bank BPD DIY Bima Perkasa. Piala Raja Jogja Istimewa Cup misalnya yang didukung Bank BPD DIY selama dua tahun berturut-turut mampu melahirkan banyak pemain lokal yang kini membela timnya masing-masing. Dukungan dan kerjasama dengan Bank BPD DIY juga menyentuh akar rumput. Bank BPD DIY turut hadir sekaligus menyemangati para pebasket muda yang mengikuti coaching clinic dari Akademi Bima Perkasa.

Di musim IBL mendatang, Bank BPD DIY bersama Bank BPD DIY Bima Perkasa juga akan kembali melakukan kegiatan-kegiatan coaching clinic di sekolah-sekolah, menggiatkan pembibitan melalui Academy, serta mengadakan eventkompetsi basket antar SD, SMP, SMA, Fakultas, dan Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2020 untuk basket di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Sebagai tim basket profesional, selain partisipasi di IBL kita juga perlu proaktif mendorong basket di DIY. Apalagi tim juga memiliki jalur pemain rekomendasi (pemain binaan) dan melalui kegiatan-kegiatan ke depan semua bisa secara integratif mendorong prestasi basket DIY.” papar dr Edy Wibowo. (Des)

Read previous post:
Cah Klitih Muncul Saat Polisi Kendor

DEPOK (MERAPI)- Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar menegaskan akan menindak tegas pelaku kejahatan jalanan atau klitih yang kini sangat

Close