Botol Bekas Dimanfaatkan Jadi Wayang

BOTOL plastik bekas air mineral sering ditemukan di bak sampah. Biasa juga dikumpulkan lalu dijual ke pemilik usaha rongsok dan dihargai sangat murah. Lain halnya ketika sudah dibuat kerajinan, misalnya wayang dan bunga bisa menjadi lebih mahal nilai jualnya. Hal itu membuat Karang Taruna ‘Taruna Yodha’ divisi Daur Ulang yang menamakan Turahan di Argomulyo Sedayu Bantul menggeluti pembuatan wayang serta bunga berbahan botol bekas air mineral.

Ukuran wayang dari botol bekas air mineral memang lebih kecil dibandingkan wayang umumnya yang terbuat dari kulit sapi, kambing maupun karton tebal. Meski ukurannya kecil, namun ketika dibanderol Rp 50.000 per tokoh wayang tetap banyak yang berminat. Wayang botol bekas air mineral dapat dijadikan pajangan unik seperti ditempel tembok maupun ditempatkan di almari kaca.

“Paling sering laku tokoh wayang perkelompok, misalnya ada kelompok Pandawa, Kurawa, Punakawan, Cangik-Limbuk dan beberapa tokoh lain. Sosialisasi atau pemasaran bisa lewat online maupun offline. Bahkan kami pajang di kompleks Jogja Youth Farming milik kami juga banyak tamu tertarik membeli maupun memesan,” tutur Nuriyana, salah satu personel Turahan kepada Merapi, kemarin.

Adapun bahan-bahan baku wujud botol bekas air mineral paling banyak diperoleh dari Bank Sampah Argo Mandiri Sedayu. Setelah dicuci bersih lalu dijemur dan dipotong-potong. Selanjutnya dibentuk menjadi tokoh wayang dengan disket menggunakan spidol permanen. Kebetulan sejumlah anggota Taruna Yodha ada yang piawai menggambar tokoh wayang. Setelah berbentuk wayang, dicat menggunakan cat minyak maupun dipadu spidol permanen. Untuk pegangan pada wayang, dipasang juga bambu kecil serta menggunakan tali benang tukang ukuran kecil.

“Bagian botol plastik bekas air mineral yang tak rata, misalnya bergelombang-gelombang, malah menjadikan tampilan wayang seperti makin unik, karena seperti pahatan,” urainya.

Ketua Taruna Yodha, Tugiyanto menambahkan, segenap pengurus harian karang taruna setempat memberi kebebasan kepada devisi Turahan untuk berkreasi dan berinovasi. Kedepan bahkan diagendakan dapat melatih generasi muda, misalnya SMP/sederajat ke atas bisa membuat kerajinan wayang maupun bunga berbahan botol plastik bekas air mineral. Botol ini pun dapat dicat warna-warni lalu dibuat seperti layaknya pagar atau dinding.

“Khususnya kepada anak-anak TK dan SD kami pernah beberapa kali mengadakan pelatihan pemanfaatan botol plastik bekas air mineral, misalnya dibuat menjadi pot untuk tanaman. Bahkan hasil pembuatan pot dapat dibawa pulang, kami beri media tanamnya dan tanamannya sekaligus, misalnya bibit seledri, lombok, sawi, tomat dan terung,” terangnya.

Ditambahkan, adapun pemanfaatan limbah plastik kresek, antara lain bisa dibuat menjadi tas rajut plastik. Garis besar pembuatannya, plastik kresek aneka warna dicuci bersih lalu dijemur, selanjutnya dipotong-potong dan dirajut. Lain lagi dengan limbah plastik bekas kemasan makanan ringan atau snack, misalnya dapat dirangkai atau dibuat menjadi kerajinan seperti wujud dompet dan tas. (Yan)

Read previous post:
Astra Peugeot Jateng-DIY Hadirkan Layanan Home Service

SOLO (HARIAN MERAPI) – Kabar gembira bagi pemilik mobil Peugeot di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kini dealer Astra

Close