Curi Motor untuk Biaya Persalinan Istri

DEPOK(MERAPI)- Beralasan butuh biaya persalinan istri, seorang driver ojek online berinisial PB (34) warga Sorowajan, Banguntapan, Bantul nekat mencuri sepeda motor milik sesama tukang ojek di Jalan Laksda Adisutjipto, Caturtuggal, Depok, Sleman. Pelaku pun kemudian berhasil dibekuk polisi.
Akibat kejadian tersebut, korban Heri Budianto (29) warga Kebosungu, Dlingo, Bantul kehilangan sepeda motor Honda Vario. Kasus pencurian sepeda motor itu saat ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Depok Barat.

Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto kepada wartawan, Senin (3/2) mengatakan, pencurian itu terjadi di depal LBC Jalan Laksda Adisucipto, Caturtuggal Depok Sleman, Minggu (26/1) pukul 23.00 WIB. Awalnya korban memarkirkan sepeda motor di lokasi.
Setelah memastikan sepeda motor terkunci dengan aman, korban langsung berbincang dengan teman-temanya sesama driver ojol di dekat parkiran. Tak lama kemudian, pelaku datang dengan motor yang sama dan memarkirkan di sebelah motor korban.
“Lokasi pencurian itu memang sering digunakan untuk nongkrong ojek online. Korban dan pelaku ini sama-sama driver ojek online, tapi tidak kenal,” ujar Kompol Rachmadiwanto.

Setelah memastikan situasi aman, korban langsung mengambil sepeda motor korban dengan menggunakan kunci palsu. Oleh pelaku, sepeda motor hasil curian lantas dititipkan di daerah Janti, dan pelaku kembali ke lokasi.
“Setelah menitipkan motor curian, pelaku kembali ke lokasi dengan jalan kaki untuk mengambil motornya sendiri,” jelasnya.
Aksi pencurian itu diketahui saat korban akan berangkat karena mendapat orderan mengantar makanan, tapi motor sudah raib. Korban kemudian melapor ke Mapolsek Depok Barat.
“Lokasi parkiran dengan korban itu tidak begitu jauh hanya beberapa meter. Tapi karena pelaku juga menggunakan pakaian ojek online sehingga tidak ada yang curiga,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban dan saksi serta melakukan olah TKP. Rekaman kamera CCTV juga diperiksa. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku pencurian yakni di daerah Maguwoharjo. Pelaku pun dibekuk tanpa perlawanan. Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti uang Rp 1,9 juta, kunci, motor pelaku, jaket ojek online dan handphone.
Kepada penyidik, pelaku mengaku sepeda motor hasil curian telah dijual pada seseorang di daerah Muntilan melalui media sosial seharga Rp 2,3 juta. Kendati demikian petugas masih melakukan pencarian sepeda motor milik korban yang sudah terjual.

“Usai mencuri itu pelaku langsung menjual motor melalui media sosial,” katanya. Pelaku mengaku uang hasil kejahatan digunakan untuk biaya persalinan istrinya.
Atas perbuatannya kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Depok Barat. Pelaku terancam dijerat dengan pidanan 365 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara.(Shn)

Read previous post:
Zakat Profesi

ZAKAT itu ada dua jenis, yakni ZAKAT FITRAH (yang dibayarkan pada setiap bulan Ramadan) dan ZAKAT MAL (zakat harta, perniagaan,

Close