Spekulasi Pembeli Saham PSS Makin Liar

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Nama pembeli saham 70 persen Komisaris di PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno masih dirahasiakan. Soekeno sendiri yang akan membukanya ke masyarakat pekan depan. Masih dirahasiakannya nama pembeli saham itu hingga petang melahirkan banyak isu.

Tiba-tiba muncul nama-nama yang disebut sosok di balik pembelian saham mayoritas yang sebelumnya dikuasai pemilik sejumlah pusat perbelanjaan dan hotel di Yogyakarta itu. Salah satu nama yang muncul di permukaan selain Nirwan Bakrie adalah Gede Widiade eks CEO Persija Jakarta.

“Saya harap bersabar dulu. Saya kok nanti yang mengumumkan sendiri saat RPUS selanjutnya. Jangan malah jadi menduga-duga atau menganalisis, tunggu saja,” kata Soekeno, Kamis (30/1) petang.

Munculnya isu sosok pembeli saham itu ramai di media sosial. Banyak yang sudah berharap pada salah satu sosok yang disebut-sebut pembeli saham. Isu lainnya adalah sosok pembeli saham adalah taipan lantaran PSS mulai menggeliat di bursa transfer dengan mengincar dua pemain bintang Irfan Bachdim dan Saddil Ramdani. Bahkan dua pemain ini sudah bernegosiasi dengan manajemen.

Fatih Chabanto, CEO PT PSS enggan mengomentari soal sosok ini dan lebih memilih bicara tentang pemain yang dibidik. “Pemain yang dibidik sesuai dengan kebutuhan tim karena memang butuh penyerang dan winger. Belum ada deal sejauh ini dengan mereka,” kata Fatih.

Sejauh ini saham PT PSS yang terbesar memang milik Soekeno. Lalu pemegang saham kedua sebesar 14,3 % adalah Dwi Retno Sukmawati, eks Manajer PSS musim lalu. Radityo Hermawan Wicaksono sebesar 5,9 %, Bambang Sukmonohadi 3,5 %, dan sisanya dimiliki 12 orang dengan besaran yang berbeda.

Soekeno memberi penjelasan bahwa tidak hanya sahamnya yang dijual namun juga milik Bambang Sukmonohadi. “Yang dijual 70 persen, saham saya dan Pak Bambang. Jadi bukan 75 % seperti yang banyak beredar,” tambah Soekeno.

Sementara itu belum ada kejelasan tentang uji coba PSS dengan tim lain di Jakarta. Bagus Nirwanto dan kawan-kawan masih fokus membenahi fisik di bawah pelatih kepala Eduardo Perez Moran. Bagi Edu, sapaan akrab Eduardo, saat ini fokus mereka adalah ke laga pertama Liga 1 yang bakal digelar akhir Februari. “Fokus kami langsung ke game,” tegas Edu. (Des)

Read previous post:
ilustrasi
Mabuk Berat, Tidur di Tengah Jalan

SRANDAKAN (MERAPI)- Seorang pemuda ditemukan tertidur di tengah jalan JJLS Pantai Kuwaru Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (30/1) pukul 04.00. Saat

Close