Desa Jadi Kalurahan, 58 Lurah Kulonprogo Dilantik Ulang

YOGYA (MERAPI) – Sebanyak 58 lurah dan 29 pejabat lurah se-Kulonprogo dilantik ulang Bupati Kulonprogo Sutedjo dan langsung dikukuhkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Senin (27/1).

Sutedjo mengatakan, pelantikan ulang dan pengukuhan bertujuan sebagai peningkatan dan penguatan kapasitas organisasi baik dimensi kelembagaan, tata kerja, urusan yang diampu maupun sumber daya aparaturnya.

“Lurah sebagai pelaksana urusan keistimewaan sehingga harus melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik,” jelasnya.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia mengatakan di samping perubahan nomeklatur jabatan, perubahan sebutan desa namun juga akan ada perubahan dan peningkatan urusan yang diampu.

Sesuai Peraturan Gubernur No 131 tahun 2018 tentang penugasan urusan keistimewaan yang dapat ditugaskan pada Kalurahan adalah urusan keistimewaan bidang kelembagaan, kebudayaan, pertanahan, dan tata ruang. Ia berharap pelantikan dan pengukuhan dapat menambah semangat dan kinerja lurah beserta jajarannya, terutama masalah kemiskinan di Kulonprogo.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengatakan adanya konsekuensi, harus diiringi terwujudnya perilaku lurah bermartabat atas dasar tegaknya nilai integritas yang menjujung tinggi kejujuran dan nurani rasa bersalah dan mali bila melakukan penyimpangan.

“Lurah bukan hanya sekadar kepala kantor Kalurahan namun juga insan peradaban yang melekat misi antikebodohan dan antikemiskinan yang membentuk watak antikorupsi dan penyalahgunaan wewenang,” ungkapnya. (C-4)

Read previous post:
Penggunaan Vape Kian Mengkhawatirkan

TREN penggunaan e-cigarette (rokok elektrik) atau vape semakin masif, bahkan sampai kalangan remaja putra-putri dan anak-anak. Dilatarbelakangi kondisi mengkhawatirkan tersebut,

Close