PSIM Tentukan Pelatih Pekan Ini

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Santer dikait-kaitkan dengan nama Seto Nurdiyantoro sebagai pelatih pada kompetisi Liga 2 musim 2020, PSIM Yogya masih belum menentukan pilihan. Tak hanya Seto, manajemen tim berjuluk Laskar Mataram ini memiliki kandidat lain yang bakal ditetapkan dalam waktu dekat.

Menurut CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto yang dihubungi Merapi di Yogya, Minggu (26/1), menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih, bukan hanya Seto saja. “Sudah ada pembicaraan dengan beberapa kandidat pelatih,” terangnya, kemarin.

Disebutkan Bambang, dalam pekan ini pihaknya baru menentukan pilihan. “Kita lihat saja dalam dua atau tiga hari ini ya. Nanti akan ditentukan siapa yang jadi pilihan. Saat ini masih kami pertimbangkan pilihan yang tepat,” tutur pengusaha asal Semarang tersebut.

Tak hanya itu, Bambang juga mengatakan jika pembentukan tim akan dimulai pada bulan Februari. “Untuk latihan paling lambat setidaknya dimulai minggu ke-2 Februari ya. Semoga bisa dimaksimalkan persiapannya. Kan kompetisi dimulai pertengahan Maret,” katanya.

Bambang juga memastikan bahwa PSIM tidak melakukan pemusatan latihan atau training centre

(TC) di luar Yogya. “Persiapan hanya sekitar satu bulan. Saya rasa tidak efektif kalau harus TC di luar. Jadi persiapan akan dimaksimalkan di Yogya saja,” imbuhnya.

Sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa beberapa jajaran manajemen termasuk Walikota Yogya, Haryadi Suyuti melakukan pertemuan dengan Seto Nurdiyantoro terkait kemungkinan melakukan kerja sama pada musim ini. Seto tak menampik adanya pertemuan tersebut tapi juga tidak mengiyakan jika dirinya bakal membesut tim yang menjadi awal dimulai karier kepelatihan profesionalnya.

“Ya kita lihat saja nanti. Kemarin kan hanya ngobrol-ngobrol saja. Kebetulan kita kan sama-sama suka sepakbola, ingin tahu perkembangannya. Untuk masa depan saya seperti apa, biar nanti mengalir saja,” ungkap Seto.

Melihat kemungkinan untuk Seto kembali melatih PSIM, memang masih terbuka lebar. Namun, adanya pertemuan manajemen PSIM dengan Seto juga belum menjadikan hal tersebut sebagai satu-satunya pilihan kandidat pelatih PSIM. Selain Seto, terdapat nama Jafri Sastra yang turut dikait-kaitnya bakal merapat ke Yogya. Terlebih Jafri kini tak lagi memegang klub, baik di Liga 1 maupun Liga 2, sama halnya dengan Seto.
Ketika dimintai keterangan, Jafri juga menaruh ketertatikan jika memang ada kesempatan untuk melatih tim yang berdiri sejak 1929 tersebut.

Tidak hanya di posisi pelatih, PSIM juga diam-diam melakukan pendekatan dengan sejumlah pemain. Beberapa pemain yang sempat menjadi andalan PSIM di musim 2018, seperti Ismail Haris, Risman Maidullah hingga Supriyadi Eeng, mendapat tawaran untuk kembali bergabung dengan PSIM. “Sudah ada komunikasi tapi masih nunggu kepastian,” aku Eeng. (Oro)

Read previous post:
Pemkot Genjot Pajak Perhotelan

UMBULHARJO (MERAPI)- Penerimaan pajak daerah di Kota Yogyakarta pada tahun 2020 ditargetkan mencapai sekitar Rp 451 miliar. Sektor perhotelan menjadi

Close