Kepala PAUD Harus Mampu Berperan Sebagai Konselor

SOSOK ketua pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diharapkan selalu menjaga dan merawat visi agar lembaga yang dipimpin selalu berkembang. Menjadi pemimpin solutif pada lembaga PAUD menjadi tuntutan tak terelakkan. Di samping itu, seorang ketua PAUD dituntut pula sanggup berperan sebagai seorang konselor meski bukan seorang psikolog.

Hal itu terungkap pada Diklat Kepemimpinan Manajemen & Kewirausahaan yang diperuntukkan bagi pengelola lembaga PAUD atau mereka yang ingin mendirikan PAUD unggulan. Narasumber diklat yang diselenggarakan di Gedung Athies Triharjo Wates, Kamidi Karto Utomo, menuturkan, agar lembaga PAUD makin dipercaya, memiliki guru loyal, diminati para orang tua sampai pada radius beberapa puluh kilometer, seorang kepala PAUD terlebih dahulu mesti menempatkan visi sebagai pondasi dalam membimbing tiap langkah dan kebijakannya.

“Visinya apa dalam memimpin PAUD. Tentukan dulu visi pribadi. Misalnya visi sebagai guru teladan untuk menuju PAUD unggulan. Agar dipercaya para orangtua, bikinlah program unggulan yang mutunya terjamin,” terang Kamidi yang juga Ketua PAUD Permata Islam Tawangsari Pengasih, beberapa waktu lalu. Seorang pemimpin PAUD dalam perjalanannya, akan menghadapi berbagai kendala misalnya visi dan misi yang tak tercapai, kinerja guru menurun, kebijakan tak jalan. Menjadi tugas seorang ketua untuk menyelesaikan beragam persoalan tersebut sebaik-baiknya agar kegiatan pendidikan di PAUD berkembang dan selalu meningkat.

“Dengan keterbatasan, seperti berada di desa, sarana dan fasilitas terbatas, semua itu bukan hambatan untuk maju. Dibekali semangat, mencintai anak, ikhlas, siap mental, sabar dan selalu berdoa bisa menjadi kunci. Sebagai seorang pemimpin, ketua PAUD tak boleh berhenti belajar, syukur-syukur rajin menulis,” ujar Kamidi sembari menuturkan, lembaga yang dipimpin meski penuh keterbatasan ternyata kerap menjadi rujukan dan sering mendapat kunjungan studi banding para pengelola PAUD dari berbagai wilayah termasuk dari luar Jawa.(Tri)

Read previous post:
Singkirkan Sakit Gigi dengan Jarak

KETIKA mempunyai beberapa tanaman bermanfaat bagi kesehatan, sudah selayaknya berusaha bisa dilestarikan. Apalagi sebagian dari jenis tanaman tersebut sudah dikenal

Close