PENGANIAYAAN TAK DILANJUT KE JALUR HUKUM-Rubingah dan Ngadirin Saling Memaafkan

SLEMAN (MERAPI)- Polisi menghentikan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Rubingah usai kepergok ngutil mangga di pasar. Pelaku yang menendang dan menyeret korban, Ngadirin (60) sudah meminta maaf dan keduanya berdamai.
Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah membenarkan hal ini. Dia menegaskan, kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Rubingah sudah selesai secara kekeluaragaan. Hal itu berdasarkan rasa kemanusiaan.
“Saya ingin menegaskan kaitannya dengan kasus yang sempat viral di pasar Prambanan, dugaan penganiayaan yang menimpa ibu Rubingah sudah selesai,” beber AKBP Rizky Ferdiansyah kepada wartawan, Sabtu (25/1).

AKBP Rizky mengatakan, bahwa memang betul faktanya di lapangan ada peganiayaan itu. Setelah berita itu viral di media sosial, pihaknya meminta penyidik untuk mendalami siapa saja orang yang ada di dalam video itu. Sementara itu penyelesaian dilakukan dengan asas kemanusiaan.
Menurutnya, penyelesaian kasus itu tentu dibantu oleh Pemerintah Daerah yang bersepakat melakukan mediasi. Terhitung sejak tanggal 23 Januari sudah ada kesepakatan antara yang diduga menendang dan Rubingah.

Ada beberapa rangkaian mulai dari kejadian pencurian dan dugaan penganiayaan sampai proses mediasi sudah dilakukan jajaran Polsek Prambanan dan Polres Sleman. Keduanya sepakat untuk mediasi.
“Baik Ngadirin (60) yang melakukan dugaan kekerasan dan Rubingah tidak memperkarakan masalah tersebut ke jalur hukum. Mereka sudah saling bertemu di Polsek Prambanan dan saling memaafkan,” jelasnya.
AKBP Rizky mengimbau kepada masyarat untuk tidak mudah melakukan kekerasan, agar peristiwa serupa tidak terulang. “Kalau ada kejahatan di sekitar kita, segera lapor. Tolong kalau ada apa-apa hindari kekerasan, serahkan ke polisi,” imbaunya.(Shn/C-8)

Read previous post:
ilustrasi
Ribut dengan Geng Motor, Kepala Dikepruk Helm

GAMPING (MERAPI)- Gara-gara ribut di jalan raya, gerombolan pemuda nekat menganiaya Kumoro Aji (26) warga Mejing Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman,

Close