ADVOKAT H KOKOK SUDAN SUGIJARTO SH- Jadi Kuasa Hukum Bupati di Bengkulu


Advokat H Kokok Sudan Sugijarto SH.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Advokat H Kokok Sudan Sugijarto SH.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Untuk menjalankan usaha jasa hukum, seorang advokat selain membangun kedekatan juga harus membangun kepercayaan kepada siapapun. Hal itu yang telah dilakukan advokat muda H Kokok Sudan Sugijarto SH yang kini telah memetik hasilnya.
Berkat kedekatan dan kepercayaan itulah, Sekretaris DPC Peradi Wonosari ini ditunjuk sebagai kuasa hukum kepala daerah atau bupati dalam menghadapi gugatan di Pengadilan Negeri Arga Makmur Bengkulu.


“Saya ditunjuk sebagai kuasa hukum seorang kepala daerah karena faktor kedekatan dan kepercayaan yang saya bangun selama ini sebagai pengusaha maupun sebagai advokat,” ujar advokat H Kokok Sudan Sugijarto SH kepada Merapi, Minggu (26/1).
Sebelum menjadi kuasa hukum kepala daerah, Kokok sering melakukan perjalanan Yogya – Bengkulu karena selain ada perkara lain juga memiliki usaha perkebunan guna mengembangkan usahanya. Selain sebagai pengacara, Kokok juga dikenal sebagai pengusaha di daerah Bengkulu.


Sehingga saat seorang kepala daerah atau bupati beserta Kepala Dinas PUPR di Bengkulu Utara digugat oleh pemborong atas pembatalan proyek bendungan tahun 2017 senilai Rp 5 miliar lantas menunjuk Kokok sebagai kuasa hukum untuk mewakili para tergugat di pengadilan. Gugatan dilakukan setelah adanya pemutusan kontrak karena proyek tersebut tak jadi sesuai harapan.
“Sampai saat ini saya sedang intens bolak balik Yogya-Sumatera untuk menangani perkara itu. Selain itu juga ada beberapa perkara lain masuk selain gugatan tersebut,” lanjut Kokok menjelaskan.


Sebelumnya dalam persidangan pada 9 Januari lalu telah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak tetapi gagal dan tidak menemui titik temu. Untuk itu di persidangan selanjutnya akan dilanjutkan pemeriksaan pokok perkara pada 6 Februari mendatang. (C-5)


Read previous post:
2020, Kementan Canangkan Program RJIT 135.600 Ha

JAKARTA (HARIAN MERAPI) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) masih fokus tingkatkan rehabilitasi jaringan

Close