Sembahyang Syukur Bersama sonh Perayaan Imlek di Klenteng Zen Ling Gong

MERAPI-TEGUH  Suasana usai sembayang syukur bersama di Klenteng Zen Ling Gong Poncowinatan, Kranggan, Jetis, Yogyakarta.
MERAPI-TEGUH
Suasana usai sembahyang syukur bersama di Klenteng Zen Ling Gong Poncowinatan, Kranggan, Jetis, Yogyakarta.

RANGKAIAN kegiatan tahun baru Imlek 2571 bertepatan dengan tahun Tikus, Klenteng Zen Ling Gong atau yang biasa dikenal dengan Klenteng Poncowinatan, Kranggan, Jetis, Yogyakarta diawali dengan doa syukur bersama. Sebagai mana dijelaskan Suhu Candra Gunawan sesepuh klenteng, sudah menjadi kebiasaan dalam menyambut pergantian tahun Imlek, pihaknya menyelenggarakan sembahyang bersama sebagai bentuk rasa syukur atas segala yang telah diberikan Tuhan selama tahun lalu.

“Ini ungkapan rasa syukur kita di tahun lalu dan nantinya berharap semua akan lebih baik di tahun depan. Dengan sembahyang dan ucap syukur bersama semua jama’at warga Tionghua khususnya warga klenteng ini,” tutur Suhu Gunawan ketika ditemui Merapi di sela kegiatan, Kamis (23/1) di Klenteng Poncowinatan, Jetis Yogyakarta.

Dijelaskan Suhu Gunawan, masing-masing klenteng memang ada kebiasaan dan tradisi beda-beda dalam penyambut tahun baru imlek. Sehingga antara klenteng akan beda harinya dalam merayakan tahun baru Imlek, meski nantinya akan sama ketika masing-masing berdoa di tahun depan agar mendapatkan segala sesuatunya lebih baik lagi.

“Ini sembayang bersama menjelang perayaan imlek, biasa dua hari sebelum jatuhnya pergantian tahun kita adakan sembayang ungkapan syukur bersama warga klenteng. Pada malam imlek nanti masing-masing berdoa sesuai dengan kebutuhan doa apa yang dimintanya secara pribadi,” ucapnya.

Sementara itu menurut salah seorang tokoh warga Tionghua Fatoni Gautama, acara ini menjadi kegiatan yang biasa dilaksanakan dalam menyambut pergantian tahun baru imlek di Klenteng Poncowinatan. Selain berdoa bersama untuk menyambut tahun yang akan datang dengan berharap lebih baik lagi, juga tradisi berderma dengan memberikan berbagai bingkisan kepada yang membutuhkan, agar ikut merasakan kegembiraan dalam menyambut datangnya tahun baru.

“Ini kegiatan yang biasa setiap tahunnya dilaksanakan di klenteng Poncowinatan. Selain untuk saling bertemu juga sekadar acara makan bersama. Setelah tadi berdoa serta mendengarkan kotbah dari pendeta Ws. Adji Tjandra dari Solo,” ucapnya.

Sementara itu menurut pendeta muda atau biasa dalam bahasa Mandarin disebut Wenshi (Ws) Adji Tjandra (65), tradisi dalam penyambutan tahun baru imlek memang satu klenteng dengan lainnya akan beda. Seperti klenteng Poncowinatan, melakukan sembayang bersama dan syukuran serta berderma membagikan sedekah, pada dua hari menjelang pergantian tahun. Hal ini menurut tradisi masing-masing klenteng. Sedangkan esok hari hingga menjelang petang, mereka akan berdoa di rumah masing-masing dengan menghadap ke luar rumah. Dan pada hari kedua imlek selain mereka berkunjung kepada sanak famili juga melakukan ziarah kubur para leluhur.

“Pada hari kedua tidak ada lagi ucapan selamat imlek, mereka akan bertandang mengunjungi orang yang dianggap lebih tua. Serta melakukan ziarah kubur para leluhur,” pungkas Ws. Adji Candra dengan nama lahir Djin Tjoan. (C-3)

Read previous post:
REKAM HUBUNGAN SEKS UNTUK MEMERAS- Tipu Selingkuhan Diganjar 9 Bulan Penjara

BANTUL (MERAPI) - Terdakwa Jinggo Sinaga (45) yang terbukti bersalah memeras selingkuhannya diganjar hukuman 9 bulan penjara potong masa tahanan

Close