SUPORTER GELAR PROTES USAI LATIHAN – Pemain Anyar PSS Mendarat di Sleman

Poster-poster yang ditempel di kaca bus PSS. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – PSS Sleman resmi mendapatkan tiga gelandang baru untuk memperkuat tim musim depan. Mereka adalah dua gelandang eks Kalteng Putra I Gede Sukadana dan Dendi Agustan Maulana serta Fitra Ridwan yang sebelumnya memperkuat Persija Jakarta. Ketiganya sudah tiba di Sleman dan bakal langsung mengikuti latihan di bawah pelatih kepala Eduardo Perez Moran.

Ketiga gelandang itu diproyeksikan menggantikan peran Ricky Kambuaya, Dave Mustaine, dan Sidik Saimima yang hengkang ke klub lain. “Mereka sudah deal.Sudah lama kami melakukan negosiasi dengan mereka,” kata CEO Putra Sleman Sembada (PSS) Fatih Chabanto.

Dalam beberapa hari ke depan, manajemen juga berencana mendatangkan satu gelandang tambahan. Pemain tengah yang disebut-sebut pernah memperkuat Tim Nasional (Timnas) itu tinggal menegosiasikan angka dengan manajemen. Manajemen dan agen pemain, Muly Munial, kompak tak mau menyebut nama gelandang yang dimaksud.

Namun rumor sudah telanjur beredar, nama Luthfi Kamal disebut-sebut sebagai gelandang yang dimaksudkan. Selain gelandang level Timnas, manajemen juga akan mendatangkan bek berpengalaman dalam waktu dekat.

I Gede Sukadana, Fitra Ridwan, dan Dendi Agustan Maulana menambah ramai persaingan lini tengah Laskar Sembada. Sebelumnya PSS sudah punya Wahyu Sukarta, Ocvian Chanigio, dan Guilherme Batata. Mereka juga sudah mengikuti latihan perdana PSS Selasa (20/1) di Lapangan Yogyakarta International School (YIS).

Latihan sendiri digelar secara tertutup dan dijaga banyak personel kepolisian. “Memang sengaja tertutup jadi dijaga, kan memang begitu,” kata Tara Derifatoni, General Manager (GM) PT PSS di sela-sela latihan.

Usai latihan sejumlah oknum Sleman Fans tiba-tiba mendatangi bus pemain, menempel poster kritik lalu meneriaki Eduardo agar mundur sebagai pelatih kepala PSS. Mereka juga meneriaki sejumlah nama agar tak lagi mengurus PSS musim depan.

Eduardo sendiri tak mau bicara banyak tentang latihan perdana plus peristiwa penolakan akan dirinya. “Hari ini (kemarin, Red) kami sangat gembira di latihan perdana. Saya tidak bisa bicara banyak, besok saja (hari ini) kalau mau tanya-tanya soal taktik atau apa. Besok saja,” kata Eduardo.

Terpisah, PT PSS akhirnya bersuara pasca dihujat Sleman Fans yang tak terima dengan berakhirnya kerjasama dengan Seto Nurdiyantoro diikuti penyegelan kantor PT di kompleks Stadion Maguwoharjo dengan spanduk raksasa.

Menanggapi aksi protes berturut itu, PT menjawab semua kritik yang dialamatkan. Mengawali rilis dengan memuji pencapaian PSS di bawah Seto Nurdiyantoro, manajemen kemuadian menjelaskan bagaimana proses negosiasi dengan eks pelatih yang sempat dikabarkan mengasisteni Shin Tae Yong di Timnas Indonesia itu.

Seusai berakhirnya Liga 1 2019 manajemen langsung melakukan pembicaraan dengan Seto Nurdiyantoro tentang perpanjangan kontrak sebagai pelatih musim depan. Demi menghormati Seto, manajemen menunggu kepastian asisten pelatih Timnas. Begitu juga saat Seto menunaikan ibadah umroh. PT PSS mengaku tidak pernah melakukan pembicaraan dengan pelatih lain demi rasa hormat pada Seto selama masa umroh itu. Pada tanggal 13 dan 14 Januari 2020 kedua pihak bertemu namun belum ada kesepakatan.

“Keesokan harinya kami mengutus Teguh Wahono selaku Vice CEO untuk menemui Seto di kediamannya, guna mewakili PT PSS mengucapkan terima kasih atas segala bantuannya. Namun saat itu tidak berhasil menemui Seto,” tulis Fatih. (Des)

Para suporter yang memprotes tidak digunakannya Seto sebagai pelatih PSS. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

Read previous post:
ilustrasi
Pamer Alat Vital

PERNAH dengar laki-laki yang gemar pamer kemaluan di depan umum ? Itu semacam penyakit atau sering dikenal dengan kelainan seksual.

Close