Giliran Antoni Putro dan Jajang Sukmara Hengkang

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Eksodus para pemain PSS Sleman belum berhenti. Usai Dave Mustaine dan Kushenda Hari Yudo yang menyusul Sidik Saimima, Ricky Kambuaya, Brian Fereirra, Rangga Muslim, Ikhwan Ciptady, Samuel Christanson, Haris Tuharea, dan Try Hamdani, giliran Jajang Sukmara dan Antoni Putro Nugroho yang hengkang.

Jajang Sukmara pun sudah mengucapkan salam perpisahan ke manajemen dan Sleman Fans lewat instagram pribadinya. Jajang sebenarnya ingin bertahan bersama Laskar Sembada, namun tak adanya negosiasi dari manajemen memaksanya mencari nafkah di tempat lain.

“Alasannya tanya yang lebih kompeten saja, ke manajemen, ke CEO. Sekarang saya mau istirahat dulu di rumah, belum ada tawaran juga dari klub lain,” katanya, Senin (20/1).

Sementara itu Antoni Putro Nugroho makin dekat ke Persik Kediri.
Hijrahnya dua pemain ini membuat manajemen berpikir lebih keras untuk melengkapi skuad. Belum ada pemain kelas satu yang didaratkan manajemen. Baru Samsul Arif pelapis Derry Rachman dan pemain dengan tanda tanya besar Arthur Irawan yang diproyeksikan melapis Bagus Nirwanto. Belum ada kiper pelapis Ega Rizky lalu gelandang mumpuni yang sekelas Guilherme Batata.

Pemain di lini depan juga hanya menyisakan Yevhen Bokhasvili dan Saddam Emirudin. Saddam sendiri saat ini bakal melakoni pemusatan latihan bersama Tim Nasional (Timnas) U-19.

Kabar baik sempat datang, di mana PSS masih menunggu tanda tangan eks gelandang Persija Fitra Ridwan dan kapten Kalteng Putra I Gede Sukadana. PSS juga dirumorkan tengah mendekati kompatriot Sukadana di Kalteng Putra Dendi Maulana. Sayang sejak meluasnya boikot Sleman Fans ke manajemen dan jajaran tim pelatih, kabar dan rumor plus alasan hengkangnya Jajang Sukmara belum bisa terkonfirmasi karena mereka mulai irit bicara. Fatih Chabanto, CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS) sebelumnya menjanjikan bakal ada tambahan pemain baru plus amunisi lokal Sleman pekan ini sebelum latihan perdana Selasa (21/1) ini.

“Rencana memang ada tambahan pemain, kami masih tunggu Sukadana, Fitra Ridwan, dan satu pemain lagi juga pemain lokal Sleman. Untuk pemain asing masih negosiasi,” kata Fatih beberapa waktu lalu. (Des)

Read previous post:
Pengurus ISPI DIY Dilantik, Cerdaskan Peternak dengan Iptek

IKATAN Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) berdiri pada 20 Agustus 1968 silam di Bogor Jawa Barat. Organisasi yang mewadahi segenap Sarjana

Close