Raja Totok Akui Terima Wangsit Hanya Khayalan

SEMARANG (MERAPI)- Raja Kraton Agung Sejagat (KAS), Totok Santoso yang selama ini bersikukuh mengaku sebagai keturunan Mataram, mulai meralat keterangannya itu. Hal ini diketahui dari perkembangan hasil pemeriksaan Totok sebagai tersangka penipuan. Di hadapan penyidik Dit Reskrim Um Polda Jateng, dia menyebutkan semua itu hanya karangan alias hasil imajinasi.
“Tersangka Totok sudah mengaku bersalah dan yang dikatakan dapat wangsit itu hanya khayalan saja. Tidak seperti pengakuan sebelumnya tetap bersikukuh, merasa benar mendirikan kerajaan Agung Sejagat dari wangsit. Namun, sekarang dia sudah mengakui semua itu khayalan,” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna kepada wartawan, Senin(20/1).

Menurut Iskandar, pemeriksaan terhadap ‘Raja’ Totok Santosa Hadiningrat dan ‘Ratu’ Fanni Amiandia masih terus dilakukan. “Pengakuan terakhir tentang kerajaan ternyata hasil halusinasi menjadi hal baru,” tambahnya.
Menurut Kabid Humas Polda Jateng, meski Totok mengaku tidak sebagai keturunan Mataram atau Majapahit, penyidik tetap melibatkan ahli sejarah untuk menyidiknya.

Disebutkan, semula tersangka berbelit, mengaku dapat wangsit dan keturunan kerajaan. Padahal kata dia, tidak ada sama sekali keturunan kerajaan. “Sudah kita cek ahli sejarah dan budaya, tidak ada keturunan raja Mataram atau Majapahit. Jadi dia sudah akui kalau semua itu karangan belaka,” tambahnya.
Seperti diketahui, Totok ditetapkan sebagai tersangka lantaran menarik iurang anggota Kraton Agung Sejagat mencapai puluhan juta rupiah. Pengikutnya dijajikan jabatan hingga hidup enak jika mau menyetor uang.(Sky)

Read previous post:
PERJALANAN PENDEK PERLAWANAN KARAENG GALESONG (12) – Tumenggung Pawira Taruna Jadi Panglima Perang

Kekalahan Prajurit Mataram sekaligus kematian Panji Karsula sudah di dengar oleh Kanjeng Sultan di Mataram. Beliau segera memerintahkan penggantinya yaitu

Close