POLISI GELEDAH LAGI KONTRAKKAN KRATON AGUNG SEJAGAT-Pastikan Tak Ada lagi Makam di Rumah Raja Totok

GODEAN (MERAPI)- Satreskrim Polres Purworejo kembali melakukan olah TKP di kontrakan raja Kraton Agung Sejagat, Totok Santoso Hadiningrat di Dusun Berjo Kulon, Ngabangan, Sidoluhur, Godean, Sleman, Sabtu (18/1).
Olah TKP dilakukan untuk memastikan informasi tentang keberadaan makam anak dari permaisuri Kraton Agung Sejagat (KAS) Fanni Aminadia. Petugas juga mengecek di halaman dan ke dalam rumah kontrakan.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi makam di rumah itu. Menurut keterangan warga, makam juga sudah dipindahkan ke pemakaman umum,” beber Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto Liestyawan.
Di dalam rumah milik Sularto warga Padukuhan Ngabangan yang tinggal di Depok Sleman itu, petugas juga memeriksa sejumlah barang-barang. Namun barang di rumah itu sudah tidak relevan untuk dibawa terkait kasus KAS.
“Kami juga menggeledah rumah, hal ini untuk memastikan tidak ada makam baru atau barang lainnya dan ternyata tidak ada,” jelasnya.

Selain olah TKP di kontrakan bercat putih itu, petugas juga melakukan pengecekan di lokasi yang baru tempat pemakaman bayi bernama Cakradara berusia 2-3 bulan dalam kandungan di Padukuhan Pare, Sidorejo Godean.
Kanit Reskrim Polsek Goden Iptu Eko Haryanto menambahkan, selain di kontrakan, petugas juga mengecek lokasi pemakaman bayi setelah dipindahkan dari kontrakan Totok. “Setelah dicek memang benar, makam sudah dipindahkan oleh warga,” pungkasnya.
Heboh kasus ini membuat sejumlah warga penasaran. Suasana rumah Totok mendadak ramai dipenuhi warga bak tempaty wisata. Tak hanya sekadar melihat, sejumlah warga bahkan memanfaatkan momen itu untuk melakukan selfie dan berfoto ria.

Tempat yang paling ramai dimanfaatkan untuk berselfie adalah pendopo utama yang masih terdapat sebuah sofa berwarna biru. Selain itu, masih pendopo kecil di sekitarnya juga tak luput dari kamera warga.
“Ini kita lagi jalan-jalan lihat kerajaan,” kata seorang perempuan berjilbab saat sedang membuat story whatsapp.
Salah satu warga perantauan asal Wonosari, Gunungkidul, Ratih (37), mengaku penasaran dengan cerita viral “Raja-Ratu” KAS yang menggegerkan Purworejo beberapa waktu lalu. Setelah ia tahu kalau pasangan kerajaan itu punya rumah di Sidoluhur Godean, ia menyempatkan waktu untuk melihat-lihat.
“Karena viral, terus tau kalau ada di sini sekalian lihat kesini,” ungkapnya sembari menggendong anaknya. (Shn/C-8)

Read previous post:
Penipu Janji Gandakan Rp 5 Juta Jadi Rp 5 Miliar

WATES (HARIAN MERAPI) - Kepolisian Resor Kulonprogo mengungkap kasus penipuan dengan modus penggandaan uang dengan tersangka Sar (47) warga Desa

Close