Underpass Kentungan Dioperasionalkan Paling Lambat 15 Februari 2020

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Underpass Kentungan di simpang empat Kentungan, Jalan Kaliurang Yogyakarta akan beroperasi paling lambat 15 Februari mendatang. “Paling lambat tanggal 15 Februari, insyaallah sudah bisa operasional. Ya, paling lambat,” tegas Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM DIY, Bambang Sugaib di kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (17/1).

Saat ini, lanjut Bambang, persiapan dan finishing tengah dilakukan, meliputi beberapa hal yakni listrik, pompa, serta managemen lalu lintasnya. “Tentunya ini kan semuanya menuju tanggal 15 Februari kan. Tahap finalisasi atau persiapan menuju operasional underpass. Leadernya ada di Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN),” imbuhnya.

Underpass Kentungan seharusnya sudah selesai pada akhir 2019 namun mengalami keterlambatan. Hal ini menurut Bambang, disebabkan masalah teknis mengingat lokasi pembangunan di area yang tidak biasa.

“Masalah teknis saja, ya tentang bekerja di area yang sangat padat lalu lintas. Mengatur lalu lintas juga perlu kecermatan, koordinasi, memahamkan (memberi pemahaman) semua pihak. Ya agar semuanya bisa baik lah,” jelasnya.

Terkait teguran pada pihak ketiga, ia mengatakan hal itu sepenuhnya kewenangan PJN sebab berkaitan dengan kontrak, hak, kewajiban, dan sanksi di atur dalam perjanjian kontrak.

“Saya kurang tahu detailnya, karena yang berkontrak kan di Satker PJN,” tandasnya.

Adapun pada program lanjutan terowongan Gejayan yang pernah dibahas sebelumnya, Bambang berharap bisa terealisasi. “Dulu kita punya program itu nggih. Namun informasi gejayan akan dilanjutkan tahun berapa belum ada. Tapi kita memang berharap itu bisa,” ujarnya. (C-4)

Read previous post:
ilustrasi
Disindir Sebagai ‘Sampah’, Pamong Polisikan Kades

BANTUL (MERAPI)- Kepala Desa Srigading, Sanden, Bantul, Wahyu Widodo dilaporkan polisi oleh perangkat desanya sendiri, Sulistyantoro dengan tuduhan pencemaran nama

Close