Dipukuli Gara-gara Makan Malam dengan Pacar Orang

DEPOK (MERAPI)- Sakit hati kekasihnya diajak keluar malam bersama teman laki-lakinya, AYP (30) warga Purworejo, Jawa Tengah ngamuk di Caturtunggal, Depok, Sleman. Dia nekat menganiaya Hertanto Saputo (21) warga Srimartani Piyungan, Bantul. Alhasil, AYP pun harus berurusan dengan polisi.
Usai diperiksa intensif, polisi menahan pelaku, Kamis (16/1). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian wajah, hidung dan pipi sebelah kiri akibat ditendang pelaku. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Depok Barat.
“Pelaku terbakar api cemburu. Pelaku mendapati pacarnya tengah berduaan dengan korban,” beber Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto kepada wartawan kemarin.

Dikatakan, peristiwa penganiyaan terjadi pada Sabtu, 21 April 2019 dini hari, di salah satu warung lesehan yang berada di wilayah Ambarrukmo Plaza, Depok, Sleman. Pada pagi buta itu pacar pelaku sedang makan berdua dengan korban.
Pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan kekasihnya yang sedang makan. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menendang wajah korban. Beruntung aksi pelaku ini berhasil dilerai masyarakat yang berada di lokasi.
“Korban tidak melakukan perlawanan karena sudah merasa kesakitan akibat pukulan dari pelaku,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek depok barat Iptu Isnaini mengatakan, usai kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Depok Barat. Mendapat laporan itu, petugas lantas melakukan pemanggilan terhadap pelaku untuk menjalani pemeriksaan.
“Motif pelaku menganiaya korban karena terbakar api cemburu lantaran kekasihnya makam malam dengan laki-laki lain. Padahal pelaku dan kekasihnya itu sudah akan lamaran,” tandasnya. Namun proses hukum berjalan alot, pasalnya setiap dilakukan pemanggilan pelaku tidak pernah merespons dengan baik. Hingga akhirnya, pelaku dapat diamankan, Senin (13/1) di kos kekasihnya daerah Maguwoharjo.

“Pelaku tidak responsif. Berkali-kali petugas mendatangi rumahnya selalu tidak ada. Akhirnya kami berhasil mengamankan pelaku saat berada di kontrakan kekasihnya,” beber Isnaini.
Kepada petugas, pelaku mengaku nekat menganiaya karena terbakar api cemburu, alasannya pacar yang akan dinikahinya justru jalan keluar dengan pria lain. Sebelum menganiaya, pacar pelaku mengaku tidak berencana bepergian keluar.
“Pelaku merasa dibohongi, karena pacarnya mengaku akan tidur. Tapi pelaku justru mengetahui pacarnya keluar sama pria lain,” tandasnya. Atas perbuatannya, pelaku di jerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Shn)

Read previous post:
Bulgaria Undang DIY Ikuti Forum Seni dan Bisnis

DANUREJAN (HARIAN MERAPI) - Duta Besar RI untuk Republik Bulgaria merangkap Republik Albania dan Republik Macedonia, Sri Astari Rasjid menemui

Close