KONI DIY PETAKAN PEMBIAYAAN – Kebutuhan PON Sedot Anggaran Rp 22 M

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Kebutuhan untuk keberangkatan dan persiapan para atlet menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2020 di Papua menyedot anggaran Rp 22 miliar. Hal tersebut menjadi alokasi anggaran paling besar dari total anggaran Rp 29 miliar yang diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kepada KONI DIY.

Menurut Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, anggaran yang dibutuhkan untuk persiapan PON melalui program pemusatan latihan daerah (Puslatda) mencapai Rp 10 miliar. “Biaya keberangkatan kontingen yang menyedot anggaran paling besar, sekitar Rp 12 miliar. Kalau untuk anggaran lainnya kami gunakan di luar kaitannya dengan PON,” terangnya di Yogya, kemarin.

Lebih lanjut, Djoko Pekik menjelaskan bahwa biaya tiket perjalanan membutuhkan anggaran yang cukup banyak. “Tiket saja per orang sudah Rp 15 juta. Anggaran yang cukup besar juga pada pendaftaran atau entry fee kepada PB PON. Selain itu kebutuhan atlet selama di Papua juga perlu kami perhatikan, seperti akomodasi, konsumsi, extra fooding, serta kelengkapan atlet,” jelasnya.

Disebutkan Djoko Pekik, pada PON kali ini, pihaknya menargetkan untuk bisa meraih minimal 11 medali emas. Hal tersebut mengacu pada raihan kontingen DIY saat mengikuti PON di Jawa Barat pada 2016 lalu. Dengan raihan tersebut DIY berhasil masuk dalam peringkat 10 besar nasional.

“Kami coba memberikan apa yang terbaik bagi DIY. Dengan anggaran dari pemerintah ini, harapan kami bisa dimaksimalkan mencapai target 11 emas di PON. Ini bukan hal mudah meski pada PON sebelum kami mampu menorehkan prestasi yang bagus. Tapi saat ini tantangannya semakin berat,” tutur Djoko Pekik.

Terkait anggaran di luar PON, Djoko Pekik mengaku bahwa hal tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan KONI DIY. “Di luar PON kan ada banyak kegiatan ya. Seperti penyelenggaraan Kejurda, pengiriman atlet ke Kejurnas, kejuaraan internasional, dukungan atlet ke Pelatnas, keikutsertaan Porwanas, bantuan penataran wasit dan pelatih, kesekretariatan KONI DIY serta berbagai program lainnya,” akunya. (Oro)

Read previous post:
Pengadaan Pekerjaan Pemkot Yogya Digenjot Lebih Dini

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Yogyakarta diminta melaksanakan pengadaan pekerjaan lebih dini. Langkah itu

Close